Ciamis-halomeda .co
Tim gabungan Satgas Saber Pungli Provinsi Jabar dan Satreskrim Polres Ciamis berhasil mengamankan dua tenaga honorer honorer Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Duscapil) Kabupaten Ciamis dalam operasi tangkap tangan (OTT) , Rabu (15/5).
Oknum tersebut diamankan saat melakukanpungutan liar (pungli) kepada warga sebesar Rp 100 ribu untuk pengurusan pembuatan e-KTP sebagai syarat membuat paspor haji.
Dikutip dari detik, keduanya langsung diboyong polisi untuk menjalani pemeriksaan. Penangkapan berlangsung di kantor Disdukcapil Ciamis.
“Benar ada dua pegawai honorer dari Disdukcapil ketahuan Pungli oleh Satgas Saber Pungli dan Polres Ciamis. Untuk identitasnya kami belum bisa menyampaikannya,” ujar Kasat Reskrim Polres Ciamis Akp Hendra Virmanto.
Menurut Hendra, dua pegawai honorer itu menarik biaya tambahan Rp 100 ribu untuk mengurus e-KTP milik warga yang sebelumnya hilang. Warga mengurus ulang e-KTP untuk persyaratan membuat paspor berangkat haji.
“Jadi modusnya, orang mau naik haji KTP-nya hilang, mau bikin paspor, lalu dibikin ulang. Biaya tambahnya Rp 100 ribu per KTP,” kata Hendra.
Status kedua pegawai honorer tersebut masih dalam tahap klarifikasi. Termasuk menghitung jumlah kerugiannya.
“Diklarifikasi dulu, hasilnya apa, baru diserahkan ke Polres. Jadi masih menunggu hasil klarifikasi dari Satgas Provinsi,” ucap Hendra.
Kepala Disdukcapil Ciamis Agus Ali Akbar mengaku belum mengetahui tentang operasi tangkap tangan terhadap dua pegawai honorer di kantornya. Ia mengaku saat kejadian tengah bertugas di luar kantor.
“Kurang tahu saya sedang pelayanan di luar,” kata Agus. (Res/dtk)