Diduga Tercemar Limbah PT STS, Ribuan Ikan Mendadak Mati di Sergai

Administrator - Rabu, 08 Mei 2019 08:49 WIB

Serdang Bedagai, Ribuan ikan ditemukan mati mendadak di seputaran Sungai Rampah hingga Sungai Bedagai Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Kematian ribuan ikan itu diduga karena air sungai telah tercemar limbah pabrik tapioka milik PT Sari Tani Sumatera (STS) yang beralamat di Desa Cempedak Lobang Kecamatan Sei Rampah.

Salah seorang warga yang tak ingin namanya ditulis, Selasa (7/5) kepada wartawan menuturkan, peristiwa matinya ribuan ikan itu sudah terjadi sejak Jumat (3/5) lalu. Dia juga mengatakan, kematian ikan juga terjadi hampir di semua titik di Sungai Rampah maupun Sungai Bedagai.

“Diperkirakan jumlah yang mati ribuan. Disepanjang sungai, bisa dilihat banyak ikan yang mati,”tuturnya.

Dia juga menyebut, keadaan ini membuat warga yang umumnya bekerja sebagai nelayan sungai, menjadi resah karena tangkapan berkurang drastis. Bagi warga, lanjut dia, keberadaan sungai tersebut dinilai sangat penting karena mereka menggantungkan hidup dari sana.

“Kami di sini ya mengeluhkan kondisi ini. Karena penghasilan kami kan dari ikan-ikan di Sungai Rampah Hingga Sungai Bedagai,” katanya.

Dilihat dari kondisi air sungai saat ini, warga menduga ribuan ikan mati mendadak karena air sungai yang tercemar limbah tapioka milik PT STS. Dikatakan, ada kebocoran kolam limbah dari pabrik pengolahan tapioka di desa tersebut sehingga limbah mengalir ke sungai.

“Kami memang tidak tahu pasti apa penyebabnya. Kuat dugaan dari limbah pabrik atau bisa jadi juga karena yang lain. Kami hanya berharap pemerintah daerah bisa segera turun tangan untuk mengatasi permasalahan ini,” katanya.

Sementara itu, guna menelusuri informasi tersebut, beberapa awak media mencoba mengonfirmasi langsung ke PT STS. Namun, saat awak media tiba di PT STS, salah seorang Security yang tak ingin namanya dikorankan mengaku kalau pemimpin perusahaan itu tengah check up ke luar negeri.

 

“Bapak sedang berobat. Kalau Humas perusahaan sedang keluar. Kami tak bisa berkomentar tentang hal itu (kematian ribuan ikan),”ujarnya singkat.

 

Ketika mencoba meminta nomor telepon dari Pemimpin Perusahaan maupun Humas agar bisa dikonfirmasi via seluler, Security itu tak memberi nomornya dengan alasan tidak mengetahui berapa nomor kontak dari pimpinannya itu.(Bdi)

 

Tampak beberapa warga sedang mencari ikan yang mabuk disekitar sungai Bedagai, ikan tersebut diduga mabok lantaran tercemar limbah pabrik PT STS.

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Syamsul Arifin dan Politik Kepercayaan: Mengapa Ia Dikenang sebagai “Sahabat Semua Suku” di Sumatera Utara

Berita

Dinilai Tak Taat Asas, Komisi XIII Diminta Panggil Menteri Imipas Terkait Pemindahan Napi di Sumut

Berita

Integritas sebagai Inti Kepemimpinan

Berita

BAKOPAM Sumut Salurkan Santunan untuk Petugas Kebersihan di Program Jum’at Berkah

Berita

UNPAB Perkuat Budaya Riset Lewat Workshop Internasional Aptisi Sumut

Berita

Misteri “Board of Peace” Dibongkar, GREAT Institute: Keputusan Prabowo di Davos Sudah Benar