Lapor ke Dewan, Minta Camat Marelan Dicopot

Administrator - Selasa, 07 Mei 2019 06:10 WIB

MEDAN, halomedan.

Puluhan warga mewakili masyarakat Medan Marelan, Senin (6/5/2019) mengadu ke Walikota Medan dan Ketua DPRD Medan.

Masyarakat yang tergabung dalam Forum masyarakat Marelan ini mengadu lisan diterima Kasubbag Asisten Pemerintahan Nurbaiti.

Mewakili Aspem,Nurbaiti menyatakan akan menyampaikan laporan ke pimpinannya.

Warga yang kecewa karena tak bisa langsung bertemu Aspem Medan Mussadad akhirnya membubarkan diri.

Selanjutnya ke DPRD Medan, warga diterima anggota Komisi A DPRD Medan Zulkarnain Yusuf Nasution didampingi anggota Fraksi Golkar Mulia Asri Rambe.

Kepada warga, anggota legislator ini menyatakan langsung kekesalannya atas kinerja dan sikap arogan Afrizal selaku Camat Medan Marelan.

Mereka mengaku telah banyak menerima keluhan warga atas jeleknya kinerja mantan Sekcam Medan Petisah ini.

Baik Zulkarnain Yusuf dan Mulia Asri yang akrab disapa Bayek berjanji akan mengatensi laporan warga ke pimpinan guna rekomendasi ke Walikota Medan.

Terpisah, Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution disambangi warga di depan Balaikota dan menyerahkan tembusan laporan atas Afrizal.

Akhyar berjanji akan mempelajari pengaduan tertulis warga guna ditindaklanjuti. “Baik, saya terima laporannya. Akan saya pelajari,”ucap politisi asal PDIP itu.

Warga mendatangi DPRD Medan dan Balaikota Medan melaporkan  Afrizal. Mereka meminta Camat Medan Marelan dicopot dari jabatannya.

Peristiwa ini bukan tanpa alasan, warga menuding Camat yang seharusnya membina persatuan dan kesatuan bangsa justru menunjukkan sifat arogannya dihadapan publik.

“TOKOH-TOKOH DIMARELAN INI TONG KOSONG SEMUANYA DAN SAYA TIDAK PERNAH TAKUT,”  sebut sumber menirukan ucapan Afrizal saat apel pagi bersama Kepling-kepling beberapa waktu yang lalu yang tentunya membuat warga tersinggung dan sakit hati.

Tak hanya itu, alasan warga menuntut hal tersebut dikarenakan beberapa hal, di antaranya:

1. Sdr Afrizal telah merobohkan gapura yang terdapat dikantor Camat Medan Marelan berornamenkan Melayu sebagai kebanggan Masyarakat Medan Marelan yang mayoritas bersuku Melayu.

2. Kerja sama dengan Tokoh-tokoh yang ada di Marelan ini tidak pernah ada dengan tidak pernah melibatkan Tokoh-tokoh setiap kegiatan atau kebijakan yang di lakukannya.

3. Ormas dan Organisasi kepemudaan juga tidak ada dilibatkan dan melakukan kordinasi dalam setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan di wilayah Kecamatan Medan Marelan.

4. Tidak menunjukkan sifat seorang pemimpin dan tidak mengayomi

Masyarakat Medan Marelan, serta masih banyak lagi yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu.

Warga mengancam, apabila permohonan tersebut tidak ditanggapi, maka masyarakat akan melakukan aksi di antaranya akan menutup TPA yang ada di Jalan Paluh Nibung Medan Marelan. (Red)

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Danau Toba Keruh, Kebakaran, Sampah: Kenapa Semua Mengarah ke Toba Caldera?

Berita

JNE Medan Gelar JLC Member Gathering 2026,Perkuat Kolaborasi dan Pertumbuhan Bisnis Bersama Pelanggan

Berita

Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Target Pembangunan Terukur

Berita

Gerak Cepat Polsek Medan Area, Dua Terduga Pencuri Rumah Sekretaris ARUN Sumut Diamankan

Berita

MBAHU DHENDHA NYAKRAWATI

Berita

Buka Akses Karier Global, UNPAB Jajaki Program Magang Mahasiswa di Industri Pariwisata Taiwan