MEDAN-halomedan.co
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara dan Kodam l/Bukit Barisan akan menurunkan 22 ribu personel dalam mengamankan jalannya Pemilu yang akan disebar di seluruh wilayah Sumatera Utara.
“Jumlah pasukan untuk jajaran Polda Sumut dengan bantuan TNI ada 22 ribu yang akan tersebar di lapangan baik itu pengamanan TPS dan membackup situasi keamanan lainnya,” kata Kapolda, Irjen Pol Agus Andrianto usai Apel Kesiapan dalam rangka Pengamanan Pemilu Tahun 2019 di Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Lapangan Benteng, Medan. Kamis (11/4).
Agus menjelaskan bahwa dalam pengaman Pemilu, Polda Sumut dibackup Kodam l/Bukit Barisan. Dimana, dalam Apel Kesiapan Pemilu ini kita mendapat kehormatan untuk melakukan apel kesiapan yang di hadiri dan dicek Bapak Panglima TNI dan Kapolri.
“Artinya beliau meyakinkan betul pada pihak keamanan di sumut siap melakukan tahapan pengamanan pemilu yang sebentar lagi kita laksanakan,” jelasnya.
Menurut Agus, untuk potensi kerawanan Pemilu di Sumut, pihak Polri mengacu data yang di keluarkan KPU RI.
“Kalau dari index yang dikeluarkan KPU, Sumatera Utara ini urutan Ke 28 dari 34. Namun demikian kita tidak boleh underestimate (meremehkan) kita tetap siaga, waspada dan siap sediah untuk tahapan pemilu,” ucapnya.
Sementara itu Pangdam I/BB, Mayor Jenderal TNI Sabrar Fadhilah mengamini apa yang dikatakan Kapolda Sumut. “Saya didampingi unsur TNI menegaskan bahwa TNI siap mendukung Polri untuk menyelenggarakan pemilu agar aman dan damai,” tuturnya.
Pangdam juga menegaskan netralitas bahwa itu sudah menjadi keharusan dan memberitahukan kepada masyarakat agar jangan takut dalam pemilu nanti dalam pesta demokrasi nanti TNI dan Polri siap mengamankan ini
“Kami ada tahapannya bahwa ini pesta demokrasi, kami mengedepankan masyarakat agar mengajaknya untuk menyukseskan pemilu ini,” tegasnya.
“Dari sisi jumlah kalau dari Kodam l/BB ada empat provinsi yaitu, Sumut, Sumbar, Kepri dan Pakan Baru dan secara jumlah ada 20 ribu kami siapkan. Polda 10 ribu jumlah ini berbeda dengan yang lain karena terkait jumlah TPS dan luas wilayah,” tambah Pandam l/BB.(res)