MEDAN |
Tiga orang kawanan rampok yang menyatroni rumah Wina Oktarif (34) di Jalan Kongsi No 227 Marindal I, Patumbak pada 21 Januari 2019 dinihari kemarin akhirnya berhasil diringkus Tim Pegasus Unit Reskrim Polsek Patumbak.
Ketiga kawanan tersangka pelaku rampok masing-masing, Sudarto alias Golik, Warga Jalan Kongsi Dusun III B Marendal disebut-sebut sebagai otak pelaku serta dua tersangka lainya yakni, Rudi Hartono alias Rudi Gaboh dan Rudi Irwansyah keduanya warga Harjosari II terpaksa ditembak dengan dengan timah panas lantaran mencoba melarikan diri saat pengembangan.
“Ketiga tersangka diringkus berawal dari laporan masyarakat bernama, Wina yang menjadi korban perampokan oleh orang tak dikenal,” ucap Kapolsek Patumbak AKP GIna jar Fitriasi SIK MH melalui Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak SE MH.
Kemudian sambung Iptu Budiman, korban yang sedang terlelap tidur, sepontan terbangun karena mendengar anaknya yang berusia 1 tahun menangis.
“Pada saat korban terbangun tiba-tiba mulutnya dibekap dan leher korban dicekik serta dipukul oleh seseorang yang tidak dikenal,” terang Iptu Budiman, Jumat (25/1/2018) kemarin.
Lanjut Kanit Reskrim, kawanan pelaku yang aksinya diketahui korban langsung melarikan diri dengan membawa tas milik korban yang berisi gelang dan tiga buah cicin mas serta handphone.
“Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengindentifikasi para pelaku. Pada Kamis (24/1/2019) kemarin, polisi kemudian menggrebek rumah tersangka Sudarto,” ujar Iptu Budiman sembari menjelaskan, saat penangkapan secara kebetulan ketiga pelaku berada di dalam rumah tersangka Sudarto. Kemudian, Polisi meringkus ketiga tersangka.
“Saat pengembangan dan mencari barang bukti, ketiga tersangka berusaha melarikan diri dengan melawan petugas mencoba melarikan diri. Kita terpaksa melumpuhkan ketiganya dengan menembak kaki tersangka yang sebelumnya terlebih dulu diberikan tembakan peringatan,” ungkap Iptu Budiman.
Saat ini, ketiga tersangka sudah berada di tahanan Mapolsek Patumbak setelah mendapat perawatan medis di RS Bhayangkara Medan, tandasnya.(W02)