IDI |
Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Nasib malang ini menimpa Nurmawati (59) ibu rumah tangga asal Gampong Matang Bungong Kecamatan Idi Timur, Aceh Timur, ini dirampok oleh sejumlah pria yang belum diketahui.
Minggu (27/1/2019) pagi pukul 04.20 WIB itu, Nurmawati menggunakan sepeda motor Honda Scopy BL 6121 DAF, hendak shalat subuh berjamaah di Masjid Al-Qubra, di Kecamatan Julok, Aceh Timur.
Namun naas setiba di jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, korban dirampok.
“Adapun barang milik korban yang dirampas pelaku yakni, satu unit Honda Scoopy BL 6121 DAF beserta STNK, satu unit Handphone merk nokia, dan uang cas Rp 4 juta raib dibawa kabur,” jelas Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, melalui Kapolsek Nurussalam Iptu Abdullah dalam siaran pers yang diterima wartawan, Minggu (27/1/2019).
Kapolsek mengatakan kerugian korban akibat kejadian ini, Rp 14 juta. Selain itu sambung Kapolsek, korban juga mengalami luka di sejumlah tubuh akibat jatuh dari sepeda motor pasca ditendang pelaku tindak pidana pencurian dan kekerasan.
Kapolsek menyebutkan kronologis kejadian, berawal Minggu subuh korban menggunakan sepeda motor hendak melaksanakan shalat subuh berjamaah di Mesjid AL-Qubra Kuta binjei Kecamatan Julok.
Namun, dalam perjalanan korban dihadang oleh dua pemuda yang tidak dikenali oleh korban tepatnya di seputaran cafe Blang Bugeng, Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Nurussalam.
Kemudian pelaku menendang korban lalu terjatuh, setelah itu korban bangun dan mendorong sepmor sejauh dua puluh meter untuk minta bantuan.
Saat korban mendorong sepmor datang pemuda lainya dan menawari bantuan untuk didorong sepmor milik korban.
“Setelah sepeda motor didorong oleh pelaku, kemudian pelaku memasukkan kunci dan membawa kabur sepmor milik korban, korban saat itu dalam keadaan pening, dan luka luka di bagian tubuhnya akibat ditendang oleh pemuda sebelumnya,” jelas Kapolsek.
Kemudian setelah sepeda motor, dan tas korban dirampas. Korban berjalan kaki sampai di Keude Jurong meminta bantuan kepada warga agar diantar ke Polsek Julok untuk melaporkan kejadian perampokan tersebut.
“Sesampainya di Polsek Julok Personel piket membawa korban ke Puskesmas Julok untuk dilakukan perawatan dikarenakan korban mengalami sesak napas dan luka luka,” ujarnya.
“Korban mengalami lecet di wajah bagian kanan, luka bagian tangan kanan, luka lutut kaki kanan dan luka di bagian punggung kaki kanan,” jelas Kapolsek.(red)