Reses Anggota DPRD Sumut Dra Hj Hidayah HG, Anggota DPR RI Anshori Siregar: PKI tak Boleh Hadir di NKRI

Administrator - Minggu, 20 Januari 2019 16:20 WIB

Simalungun, halomedan.co

Dihadiri sedikitnya 2000 orang masyarakat, Reses II Anggota DPRD Sumut 2014-2019 Dra Hj Hidayah Herlina Gusti didampingi suaminya Joni Waldy di Desa Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, pada Minggu (20/1) berjalan penuh khidmat.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI dari PKS Anshori Siregar,anggota DPRD SImalungun Ikhwanuddin Nasution, para Calon Legislatif PKS dan pengajian Silimah (Persaudaraan Muslimah), Sukesno Penghulu Wonorejo dan Penghulu Desa Kandangan Ngadi tersebut, Dra Hj Hidayah Herlina Gusti mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta kerukunan, khususnya menjelang Pemilihan Legilatif dan Presiden yang akan berlangsung dalam beberapa bulan kedepan ini.

“Persatuan dan kesatuan serta kerukunan adalah yang utama,”terang Dra Hj Hidayah Herlina Gusti dalam sambutanya.

Selama 2 hari melaksanakan kegiatan reses di desaa tersebut, bersama dengan masyarakat Dra Hj Hidayah Herlina Gusti yang merupakan politisi dari PKS ini menggelar berbagai rangkaian kegiatan. Seperti, perlombaan membaca Al Quran, dan juga perlombaan Nasyid.

“Kegiatan ini, bertujuan untuk membangun mental masayrakat di wilayah sekitar,”terangnya.

Dikesempatan yang sama, Anggota Komisi IX DPR RI dari PKS Anshori Siregar menyampaikan, agar masyarakat dapat mengikuti tauladan Rasulullah SAW, serta bersama sama mencegah dan mengantisipasi munculnya kembali PKI.

“PKI itu tidak boleh hadir di muka bumi Indonesia ini(Negara Kesatuan Republik Indonesia). Karena itu, kita harus tetap waspada terhadap bahaya PKI tersebut,”tegasnya.

Sebelumnya, Sukesno yang merupakan Penghulu Desa Wonorejo dalam sambutanya menyampaikan, bahwa kegiatan ini sangat baik,bagi masyartakat Desa Wonorejo dan sekitarnya. Karena itu, Sukesno mengharapkan, agar seluruh aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Desa Wonorejo baik itu terkait dengan infratruktur dan ekonomi, dapat di akomodir.

“Sebagai Penghulu, langkah utama yang terus dilakukan adalah mengantisipasi peredaran narkoba di desa ini. Karenanya, jalan masuk ke desa dipasang portal. Setiap pendatang yang ingin masuk desa, harus melalui palang yang dijaga, baik itu untuk sepeda motor dan juga mobil,”terangnya.

Dalam kesempatan itu, sebagai tokoh masyarakat Sumatera Utara dan juga putra asli Desa Kandangan, Rianto SH berkempatan menerima keluhan masyarakat sekitar, yang saat ini tidak bisa lagi mengambil rumput sebagai pakan ternak di wilayah perkebunan PT Sifef karena tidak memiliki akses jalan lagi.

“Di desa ini ada 126 orang peternak sapi,”terang Rianto.

Karenanya, Rianto berharap kepada Ketua PKS Kecamatan, dan juga anggota DPRD Sumut yang hadir pada kesempatan itu, dapat mengakomodir dan melakukan komunikasi dengan pihak PT SIfEf agar keluhan masyarakat tersebut dapat segera diatasi, dengan memberikan akses jalan kepasda masyarakat, sehingga dapat mengambil rumput di lokasi perkebunan .

Pada kesempatan ini, perwakilan masyarakat menyerahkan surat permohonan kepada PT SIfef, melalui anggota DPRD Simalungun Ikwanudin untuk dapat menjembatani persoalan tersebut. Dan Ikwanuddin berjanji akan menyelesaikannya.Hadir juga Ketua PKS Kecamatan Bastian, pemuka agama, ormas.(red)

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Jelang Idulfitri 1447 H, Prabowo Terima Kunjungan Megawati di Istana Merdeka

Berita

Di Penghujung Ramadan, Dua Sahabat Jurnalis Kenang 25 Tahun Kebersamaan dan Komitmen Profesionalisme

Berita

RAMADHAN KE-29, BAKOPAM SUMUT BAGIKAN TAKJIL DAN SEMBAKO UNTUK PEKERJA JALANAN DI MEDAN AREA

Berita

KAMPUS HARUS TETAP MENJAGA MORAL DAN INTEGRITAS

Berita

PC GP Ansor Kabupaten Langkat Tegaskan Solid di Bawah Satu Komando Ketua Umum

Berita

Tokoh Masyarakat Medan Herri Zulkarnaen Salurkan Bantuan ke Pos PAM Lebaran Polsek Helvetia