Pasangan Selingkuh Pembunuh Sadis di Bekuk

Administrator - Sabtu, 08 Desember 2018 08:12 WIB

ASAHAN- halomedan.coTim Jahtanras Satuan Reskrim Polres Asahan membekuk pelaku pembunuhan sadis Mahyarudin Siregar (35) di areal sungai kebun sawit Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau Jumat (7/12) kemarin.

Setelah menjadi buronan,tersangka dan istri korban akhirnya ditangkap di Kabupaten Rohan Hulu Riau. Awalnya petugas mengamankan istri korban yang berada di rumah saudara tersangka di Kecamatan Kepenuhan Hulu Kabupaten Rokan Hulu Riau.

Saat itu tersangka tidak berada di lokasi. Petugas kemudian mengejar tersangka ke areal perkebunan sawit dan menangkap nya saat bersembunyi di sungai.

Saat ditangkap tersangka melakukan perlawanan sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur dibagian kaki nya.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, mengatakan motif kasus pembunuhan ini berawal dari permasalahan rumah tangga korban.

“Motif kasus pembunuhan ini akibat cinta segitiga, dimana istri korban selingkuh dengan korban. Saat ditangkap, tersangka melakukan perlawanan kepada anggota sehinga diberikan tindakan tegas dan terukur di kaki nya,” kata Faisal yang di dampingi oleh Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja saat menggelar temu pers di Polres Asahan, Sabtu (8/12).

Dari tersangka M-S, lanjut Faisal, disita barang bukti satu bilah pisau yang digunakan oleh tersangka, 2 unit handphone dan satu unit sepeda motor milik korban.

“Istri korban juga ditetapkan sebagai tersangka karena turut membantu tersangka dan melarikan barang milik korban.

Kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 339 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup,” pungkas Faisal.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di Dusun XI Desa Aek Polan Desa Buntu Pane Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan, Senin lalu. Saat itu korban yang bernama Rudi Selamat (45) bersama anaknya Novi pergi ke rumah kontrakan pelaku untuk mencari istri korban Susilawati.

Setiba nya disana, korban dan pelaku terlibat cekcok dan berkelahi. Anak korban yang menyaksikan perkelahian tersebut melihat bapak nya dipukul dibagian kepala oleh pelaku dengan senjata tajam. Korban kemudian berusaha melarikan diri dan keluar dari rumah.

Pelaku terus mengejar korban sehingga korban tersungkur di parit depan rumah dan dihujamkan senjata tajam berkali-kali ke tubuh nya, sehingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pelaku kemudian mengejar Novi anak korban sambil mengancam akan membunuhnya. Namun Novi berhasil melarikan diri. Tersangka bersama istri korban kemudian melarikan diri dan membawa sepeda motor milik korban. (Res)

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Cegah Banjir Musim Hujan, Babinsa Ngaringan Gotong Royong Bersihkan Gorong-Gorong

Berita

Ibunda Wartawan Irvan Rumapea Meninggal Dunia, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Berikan Tali Asih

Berita

Yayasan Pendidikan Graha Kirana dan DHD 45 Provsu Teken MoU, Prof. Arif Nasution Terima Lencana Kejuangan 45

Berita

Di Tengah Luka Pascabanjir Aceh Timur, UNPAB Memilih Hadir

Berita

Disemprot Eks Kapolda di DPR, Kapolres Sleman Akui Salah Kriminalisasi Korban: Kasus Hogi Minaya Jadi Tamparan Keras Polri

Berita

UNPAB Raih Sejumlah Penghargaan pada Anugerah Pelaporan SPMI 2025