MEDAN – halomedan.coCapt Muas Effendi Nasution, salah satu penumpang pesawat Lion JT 610 asal Medan yang dinyatakan hilang di perairan laut Karawang, Jawa Barat, merupakan sosok yang baik.
Capt Muas Effendi Nasution merupakan warga Jalan Marelan Pasar IV Barat, Komplek Griya Bestari Permai Blok H2.
Teman dekat Muas sewaktu sekolah di SMA Negeri 2 Padangsidimpuan, Bahri Effendi (59) yang tinggal di Komplek Tasbi II Medan ini mengatakan sebagai salah seorang teman yang pernah dekat dengan Muas semasa SMA ia merasa sangat sedih.
“Di satu sisi kita senang karena jasadnya telah ditemukan. Namun di lain sisi kita sebenarnya sangat sedih. Baru sekarang saya berani mengucapkan Innalilahi wa innailaihi rojiun. Muas , orang baik,” kata Bahri, Sabtu (10/11/2018).
“Sebenarnya kita berharap ada mukjizat. Ternyata melalui data antemortem dan DVI Polri. Memastikan almarhum berada di dalam pesawat berdasarkan DNA,” sambungnya.
Masih kata Bahri, sewaktu pencarian jasad Muas di perairan laut Karawang, ia dan teman-teman Alumni SMAN 2 Padangsidimpuan yang ada di Jakarta, ikut memberikan dorongan moril kepada keluarga.
“Semua rekan-rekan SMA yang ada di Jakarta ikut membantu, sampai memberangkatkan pagi tadi jam 04.00 WIB dari Jakarta ke Medan,” ucapnya.
“Sebagai teman dekat saya sangat prihatin dengan kejadian ini. Tentunya dia dalam keadaan jihad saat meninggal. Mudah-mudahan dan Insyaallah almarhum Khusnul Khotimah. Untuk keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutup Bahri.(res)