Medan- halomedan.coDi duga salah satu penumpang pesawat Lion Air yang jatuh di perairan laut Kerawang, Jawa Barat, merupakan warga kota Medan.
” Memang bapak ini tinggal di komplek perumahan ini. Tapi saya ga tau,bapak ini salah satu penumpang penumpang pesawat tersebut ” kata Andi, Satpam perumahan jalan Pertiwi, Kecamatan Medan Tembung, Sumatera Utara.
Bapak ini, tinggal di sini bersama istri dan seorang anaknya.” Dia tinggal bersama istri dan anaknya. Baru aja istri keluar dari komplek,jemput anaknya sekolah,” lanjutnya.
Andi mengatakan terakhir ketemu dengan bapak tersebut pada Sabtu, (27/10) kemarin.
” Bapak itu jarang kelihatan, terakhir ketemu Sabtu,” lanjut Andi.
Andi mengaku,kenal bapak itu tiga tahun lalu. ” Saya kerja jadi keamanan di komplek ini sudah tiga tahun,”ungkapnya.
selama ini, jelas Andi, tidak pernah tahu pekerjaan bapak tersebut. ” Saya kurang tahu pekerjaan bapak itu. Tapi bapak itu orangnya baik kok,” lanjutnya.
Suasana di kediaman korban saat ini sepi. Tidak terlihat adanya warga komplek yang datang ke rumah tersebut.
Sementara itu, pihak Kecamatan Medan Tembung mengaku belum mengetahui ada warganya yang diduga menjadi korban pesawat jatuh di Kerawang, Jawa Barat.
” Belum tahu, kita ada warga sini yang di duga jadi korban,” kata Barli, Camat Medan Tembung.
Sementara seorang pria yang mengaku paman dari istri korban, mengatakan belum mendapat informasi kalau salah satu keluarganya menjadi korban pesawat jatuh.
” Belum dapat informasi , tapi aku curiga kok banyak wartawan di sini,” kata JS.
Menurutnya, dua hari lalu keluarga yang di duga menjadi korban pesawat jatuh masih ketemu.
” Dua hari lalu, masih ada dia di sini,” ungkapnya.
Pihak keluarga masih menunggu informasi kebenaran apakah beliau termasuk dari salah penumpang yang ada di dalam pesawat tersebut.
” Masih menunggu informasilah,” jelas JS.( res)