Penetapan Tersangka Pembuatan Sumur Bor Dipertanyakan

Administrator - Jumat, 17 Juni 2022 10:05 WIB

BATUBARA l Halomedan.coKejaksaan Negeri (Kejari) Batu Bara melalui press releasenya menetapkan A  sebagai tersangka pembuatan sumur bor di Desa Sumber Padi Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara, Sumatra Utara Kamis (16/6/22).Pengelola pemandian air panas Citra, Citra Muliadi Bangun menyatakan kekecewaannya.“Kita apresiasi kinerja Kejari Batu Bara yang membongkar kasus korupsi. Namun dalam hal pembuatan sumur bor, dirinya mengaku kecewa dengan penetapan tersangka,”ujar Citra kepada wartawan, Jum’at (17/6/22).Menurut Citra, terlihat beberapa kejanggalan dalam kasus yang menimpa A. Untuk menghitung kerugian negara hanya dapat dilakukan 4 institusi yakni BPK, BPKP, Inspektorat dan akuntan publik.“Dalam hal pembuatan sumur bor kita kecewa dengan penetapan tersangka. Karena itu, didorong hati nurani akan kita siapkan pengacara untuk mendampingi A dipersidangan. Ini demi mencari kebenaran dan keadilan,”ungkap Citra.Masih menurut Citra, pihak kejaksaan melakukan penghitungan kerugian negara melalui perhitungan tenaga ahli yang dipesan Kejari Batubara secara sepihak. Kasus ini juga dinilai Citra karena baru muncul setelah 5 tahun.Bahkan Kadis Perikanan Kabupaten Batubara saat itu yang merangkap sebagai PA (Pengguna Anggaran) sekaligus PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Pengerjaan pembuatan sumur bor, 5 tahun lalu sudah pensiun dan meninggal.“Seharusnya ini sudah SP3 dan kasus ditutup karena PA sekaligus PPK telah meninggal. Ini kok malah rekanan dijadikan tumbal,”cetus Citra.Citra, mudah-mudahan dari sini kedepan Kejari Batubara dapat  melakukan pengungkapan kasus korupsi yang lebih besar.Dihari yang sama, Kajari Batubara Amru E Siregar SH MH didampingi Kasi Pidsus Jakson Pandiangan SH saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengakui nilai kerugian negara diketahui berdasarkan perhitungan tim ahli dari salah satu institusi.Hasil penilaian tersebut selanjutnya diserahkan ke Inspektorat Batubara.“Kalau untuk melakukan perhitungan terkait kerugian negara kitapun berhak,”ucap Kajari.Saat ditanya tim ahli dari salah satu institusi yang melakukan penghitungan, Amru E Siregar terkesan berkila.“Untuk siapa tim ahli akan terungkap di persidangan,”jawab Amru.(Jo)

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Ibunda Wartawan Irvan Rumapea Meninggal Dunia, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Berikan Tali Asih

Berita

Yayasan Pendidikan Graha Kirana dan DHD 45 Provsu Teken MoU, Prof. Arif Nasution Terima Lencana Kejuangan 45

Berita

Di Tengah Luka Pascabanjir Aceh Timur, UNPAB Memilih Hadir

Berita

Disemprot Eks Kapolda di DPR, Kapolres Sleman Akui Salah Kriminalisasi Korban: Kasus Hogi Minaya Jadi Tamparan Keras Polri

Berita

UNPAB Raih Sejumlah Penghargaan pada Anugerah Pelaporan SPMI 2025

Berita

Kapolresta & Kajari Akui Salah, Hogi Minaya Dibebaskan