Ini Sungai Aare Wisata Favorit Dunia Tempat Anak Ridwan Kamil Hilang

Administrator - Jumat, 27 Mei 2022 03:56 WIB

Swiss, Putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan, hilang saat berenang di kota Bern, Swiss. Emmeril atau yang biasa disapa sebagai Eril, terseret arus ketika menyusuri Sungai Aare.

Sungai Aare adalah anak sungai dari sungai Rhine dan merupakan sungai paling panjang yang mengalir sepenuhnya di Swiss. Sungai sepanjang 290 km ini mengalir dari Kanton Bern melewati danau Brien dan danai Thun hingga bertemu dengan sungai Rhine di dekat kota Waldshut, Jerman.

Selama musim panas, Bern adalah surga bagi siapa saja yang menyukai air. Sungai Aare mengalir di tiga sisi kota Bern. Dengan air biru kehijauan yang sebening kristal, sungai ini menjadi bagian penting kehidupan kota Bern dan merupakan kebanggan penduduk lokal.

Sungai Aare juga merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO./ist

Sungai Aare juga merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Penduduk setempat Bern suka berenang menyusuri Aare yang berkelok-kelok. Sungai Aaree juga merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi turis yang berkunjung ke kota ini.

Tak hanya berenang, sungai Aare juga menawarkan berbagai aktivitas seperti mengarungi sungai dengan rakit, berjemur, hingga berkemah di dekat sungai .

Namun, perlu diketahui bahwa hanya perenang sudah berpengalaman yang direkomendasikan berenang di sungai Aare.“Berenang di Aare direkomendasikan hanya untuk perenang berpengalaman. Asosiasi Penjaga Pantai Swiss (SLRG) dan kota Bern memberikan sejumlah tip penting bagi semua orang yang menghabiskan waktu di Aare,” demikian tertulis dalam panduan wisata di situs Kota Bern.

Tak hanya berenang, sungai Aare juga menawarkan berbagai aktivitas seperti mengarungi sungai dengan rakit, berjemur, hingga berkemah di dekat sungai

Penduduk Bern dengan senang hati membantu dengan ketidakpastian dan pertanyaan tentang titik masuk dan keluar serta tips untuk mengapung tak terlupakan di Aare,” sambung mereka.

Pemerintah juga memperingatkan bahwa area daratan di sekitar Aare merupakan sebuah ekosistem yang sensitif. Mereka meminta seluruh pengunjung Aare untuk menjaga lingkungan sekitar dan tidak mengganggu hewan-hewan yang ada di sekitar sungai.

Kami meminta semua orang yang berada sekitar atau di sungai Aare untuk menghormati alam, tidak meninggalkan sampah, atau mengganggu hewan,” tulis mereka.rel/kp

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

IPI–Pegadaian Sumut Bangun Sinergi Investasi Unik, Sampah Ditukar Jadi Emas

Berita

‘Mens Rea’ Membuktikan Humor Tidak Niscaya Lucu

Berita

Cegah Banjir Musim Hujan, Babinsa Ngaringan Gotong Royong Bersihkan Gorong-Gorong

Berita

Ibunda Wartawan Irvan Rumapea Meninggal Dunia, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Berikan Tali Asih

Berita

Yayasan Pendidikan Graha Kirana dan DHD 45 Provsu Teken MoU, Prof. Arif Nasution Terima Lencana Kejuangan 45

Berita

Di Tengah Luka Pascabanjir Aceh Timur, UNPAB Memilih Hadir