Wartawan Di Madina Dianiaya,Kapolres Ultimatum Kasatreskrim: Jangan Pulang Sebelum Bawa Pelaku

Administrator - Senin, 07 Maret 2022 06:52 WIB

Madina , Halomedan.co

Kapolres Mandailing Natal AKBP Reza Chairul Akbar Sidik mengultimatum Kasat Reskrim agar segera menangkap pelaku penganiayaan Jefry Batara Lubis,yang mengalami penganiayaan Jum’at lalu (4/3) di sebuah Cafe di Panyabungan.

” Jangan pulang sebelum membawa pelaku,ujar Kaplores Madina dihadapan Direktur LBH PWI Sumut Amrizal SH MH didampingi Humas Ahmad Fuad Siregar,Ketua PWI Madina Ridwan Lubis dan jajaran,di ruang kerjanya,Senin (7/3).

Kapolres menegaskan,saat ini pihaknya terus memburu keempat pelaku dengan menerjunkan sejumlah tim  ke berbagai tempat di sejumlah wilayah di Madina.

“Dibawah back – up Polda Sumut,Reskrim Polres Madina saat ini tengah berpencar mengejar para pelaku”,ucap Kapolres yang baru 3 bulan bertugas.

Kapolres mengatakan,pihaknya telah mengantongi indentitas para pelaku,bahkan sudah mendeteksi letak persembunyian mereka.Penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi baik dari korban maupun saksi dan barang bukti lainnya untuk kebutuhan penyidikan.

” Kita sudah tau dimana mereka,tidak jauh jauh,di sekitar Madina juga,namun mereka berpencar dan masuk kawasan hutan,kita akan tunggu mereka pasti keluar mencari makan,mereka pasti lapar kita akan sergap”,tegas Kapolres.

Sebelumnya Direktur LBH PWI Sumut dihadapan Kapolres Madina mengatakan,kunjungannya menemui Kapolres merupakan perintah langsung Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik.

Amrizal mengungkapkan,kunjungan ke Madina adalah bentuk pertanggungjawaban PWI Sumut terhadap anggota yang mengalami peristiwa penganiayaan.

” Ini adalah bentuk tanggungjawab PWI Sumut dan rasa kemanusiaan terhadap anggota PWI”,sebut Amrizal.

Karena itu,PWI Sumut lanjut Amrizal yang juga Wakil Ketua Bidang Advokasi Wartawan mengatakan sikap dan dukungan terhadap Polres Madina untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan wartawan Jefry Batara Lubis.

Seperti diketahui,Jefry Batara Lubis yang merupakan anggota PWI Sumut mengalami peristiwa penganiayaan yang dilakukan 4 orang di sebuah warung ” Lopo Kopi Mandailing persis di depan kantor PWI Madina,Panyabungan,Jum,at malam pukul 19.45 wib,yang menglkibatkan wajah korban babak belur.Peristiwa tersebut juga menjadi kasus nasional,karena aksi pelaku terekam CCTV dan viral.(rel )

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

HUT KADIN ke-58 di Medan, Pemprov Sumut dan Dunia Usaha Perkuat Sinergi Ekonomi

Berita

IPAL Beroperasi Normal, Tidak Ada Limbah PKS Air Batu PTPN IV Regional 2 yang Bocor ke Sungai

Berita

Kasus SMA Favorit Banda Aceh, Bullying Anak di Medsos Berisiko Pidana

Berita

Pusat MRO Turbin Cilegon Dibidik Jadi Basis Layanan Nasional dan ASEAN

Berita

Bank Sumut Raih Penghargaan OJK sebagai Bank Teraktif Melakukan Literasi Keuangan ke Sekolah

Berita

Jangan Viralkan Identitas Ana, Ketua PSI Aceh :Hentikan Penghakiman di Ruang Digital