Bang Benyamin Ikut Membangun Kesadaran Berbangsa

Administrator - Sabtu, 05 Maret 2022 15:32 WIB

JAKARTA , Halomedan.coDi tangan seniman besar seperti Benyamin Sueb, dunia hiburan digunakan sebagai instrumen untuk membangun kesadaran kebangsaan. Berbagai lagu yang dinyanyikannya dan film yang dibintanginya adalah potret dari persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kepergian Bang Ben pada tanggal 5 September 1995 merupakan kehilangan besar bagi bangsa Indonesia.

Demikian dikatakan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa usai menziarahi makam Benyamin Sueb di TPU Karet Bivak, Jakarta, Sabtu pagi (5/3/2022).

Teguh tergerak untuk mendatangi makam Benyamin Sueb karena tanggal 5 Maret merupakan hari kelahiran tokoh masyarakat Betawi itu. Benyamin lahir di Kemayoran pada 5 Maret 1939 dari pasangan Sukirman alias Sueb dan Aisyah.

Ia dikenal sebagai komedian, penyanyi dan pemain film. Berbagai lagunya yang terkenal di seantero negeri antara lain adalah Kompor Meleduk, Nonton Bioskop, Hujan Gerimis, Ondel-ondel, Jangkrik Genggong, Nangke Lande, dan Sang Bango.

Sementara sejumlah film yang dibintanginya antara lain adalah Intan Berduri, Tarzan Kota, Samson Betawi, Benyamin Kerok, Raja Copet, Si Doel Anak Betawi, dan Betty Bencong Slebor.

Menurut catatan, selama hidupnya Benyamin menghasilkan lebih dari 75 album musik dan 53 judul film.

Ia juga terkenal dengan serial sinetron Si Doel Anak Sekolahan yang populer di era 1990an.

“Bang Ben menemani tumbuh kembang anak-anak Indonesia pada masanya. Ia ikut menanamkan kesadaran kebangsaan. Pesan dan kritik sosial disampaikannya secara ringan dan mengena,” ujar Teguh yang didampingi Sekretaris bidang Kordinasi Program JMSI Faisal Mahrawa.

Di Karet Bivak, Teguh Santosa bertemu dengan salah seorang putra Bang Ben, Beno Rahmat Benyamin, yang bersama komunitas Benyamin Sueb Fans Club (BSFC) juga menziarahi makam Benyamin Sueb.

“Setiap tanggal 5 Maret keluarga besar Bens Radio, fans clubnya dan para penggemar ziarah ke makam Babeh,” kata Bang Beno Rahmat.

“Alhamdulillah sampai sekarang Babeh masih dikenang. Semoga apa-apa yang dibuatnya untuk masyarakat dan bangsa menjadi amal yang menemaninya di hari akhir,” ujar Beno Rahmat Benyamin. [rel]

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

HUT KADIN ke-58 di Medan, Pemprov Sumut dan Dunia Usaha Perkuat Sinergi Ekonomi

Berita

IPAL Beroperasi Normal, Tidak Ada Limbah PKS Air Batu PTPN IV Regional 2 yang Bocor ke Sungai

Berita

Kasus SMA Favorit Banda Aceh, Bullying Anak di Medsos Berisiko Pidana

Berita

Pusat MRO Turbin Cilegon Dibidik Jadi Basis Layanan Nasional dan ASEAN

Berita

Bank Sumut Raih Penghargaan OJK sebagai Bank Teraktif Melakukan Literasi Keuangan ke Sekolah

Berita

Jangan Viralkan Identitas Ana, Ketua PSI Aceh :Hentikan Penghakiman di Ruang Digital