Medan, Halomedan.co
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melaporkan permasalahan hutan lindung Sibolangit kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, di Gubernuran Senin (7/2/2022).
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat menerima, kunjungan Dirut Perumda di ruang kerjanya didampingi Kepala Biro Perekonomian Pemprovsu Naslindo Sirait, Kadis Kehutanan Harianto dan Kabiro Hukum.
KKedatangan Dirut (Direktur Utama) Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara, Kabir Bedi ST.MBA untuk melaporkan masalah hutan lindung di Siibolangit, yang di garap oleh Oknum yang tidak bertanggung jawab.
Kedatangan Dirut Perumda Kabir Bedi ST.MBA didampingi Direktur Air Minum Harun Al Rasyid ST.MBA, Direktur Administrasi dan Keuangan Humarkar Ritonga SE.SMi, Direktur Air Limbah Fauzan Nasution ST, Kepala Sekper Jamal Usman Ritonga, Kadiv (Kepala Divisi) PAM Arif Siregar, Kadiv (Kepala Divisi) Aset Teti Mahyuni.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtanadi Kabir Bedi dalam laporannya mengatakan bahwa saat ini hutan lindung geologi Sibolangit yang dikelola oleh Perumda Tirtanadi merupakan sumber mata air untuk masyarakat Deliserdang dan sebagian untuk masyarakat Kota Medan.Sudah dirambah oleh oknum -oknum yang tidak bertanggung jawab,
Sehingga akan dikhawatirkan terjadinya kekurangan pasokan air bersih untuk masyarakat Deli Serdang dan Kota Medan serta dapat mengakibatkan banjir dan longsor.
Dalam kesempatan itu juga Kabir Bedi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi , yang sangat antusias dalam merespon permasahan yang ada dan akan terus mengawal penyelamatan hutan geologi Siibolangit ini, sehingga daerah tangkapan air ini dapat terus dikelola oleh Perumda Tirtanadi Provisi Sumatera Utara dan bermanfaat bagi masyarakat Deli Serdang dan Kota Medan, agar dapat terus dipertahankan sebagai sumber air untuk menghidupi hajat hidup orang banyak. (S/Red)