Perda Perpustakaan Disahkan, Fraksi Gerindra DPRD Medan Dorong Perpustakaan Berkualitas dan Modern

Administrator - Senin, 27 Desember 2021 11:16 WIB

Medan, Halomedan.coSeiring upaya peningkatan mutu pendidikan, Pemko Medan diminta benar benar membenahi perpustakaan yang modern. Keberadaan perpustakaan diharapkan sebagai sumber informasi yang cepat, murah dan tepat mengenai topik-topik yang sedang hangat di tengah masyarakat. Begitu juga fungsi sebagai wahana pendidikan penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi mampu meningkatkan kecerdasan.

Harapan itu disampaikan Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan Haris Kelana Damanik ST saat menyampaikan pendapat Fraksinya terhadap Ranperda Kota Medan tentang penyelenggaraan Perpustakaan dalam sidang paripurna di gedung DPRD Medan, Senin (27/12/).

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE didampingi Wakil Ketua DPRD Meran H Ihwan Ritonga, Rajudin Sagala dan T Bahrumsyah itu juga dihadiri Walikota Medan Bobby Afif Nasution, Fraksi Gerinda menerima dan menyetujui Ranperda dijadikan Perda. Begitu juga Fraksi lainnya PDIP, PKS, PAN, Golkar, Demokrat, NasDem dan HPP menyebut menerima dan menyetujui Ranperda.

Masih dalam pendapat fraksinya, Haris Damanik mengatakan agar perpustakaan Kota Medan harus memberikan kesempatan bagi masyarakat umum membaca bahan pustaka yang dapat membantu meningkatkan pendidikan ke arah kehidupan lebih baik. “Perda Perpustakaan diharapkan menjadikan perpustakaan yang berkualitas dengan standar nasional,” sebut Haris.

Guna mewujudkan harapan diatas, Fraksi Gerindra memberikan sejumlah kritikan dan saran yakni meminta agar perpustakaan di Kota Medan dapat dibangun sesuai standar, baik koleksi, layanan maupun Sumber Daya Manusia (SDM) nya.

Selain itu, Fraksi Gerindra, berharap agar perpustakaan Kota Medan harus menjadi sumber informasi yang akurat dan terupdate. Karena dengan adanya Perda akan menjadikan APBD lebih berpihak dan mengakomodasi penyelenggaraan perpustakaan di daerah.

“Mengingat selama ini perpustakaan sulit mendapatkan perhatian khususnya terkait anggaran dari pemerintah daerah. Maka tidak ada alasan nantinya agar perpustakaan Kota Medan dapat dibenahi dan dibangun sesuai dengan standar nasional,” paparnya.

Untuk itu kata Haris, Fraksi Gerindra Kota Medan meminta agar perpustakaan Kota Medan segera untuk berbenah. Perpustakaan Kota Medan diharapkan tidak hanya berperan mengelola koleksi dan menyelenggarakan layanan. Tapi juga menyampaikan informasi dan pengetahuan kepada warga masyarakat Kota Medan. Selain itu perpustakaan kota medan harus memiliki standarisasi pustakawan dan memiliki standarisasi pustakawan di Dinas perpustakaan dan kearsipan Kota Medan.

Diakhir pendapatFraksi nya, Haris menyebut, agar dalam menyusun dan penataan Perpudtakaan nanti perlu memperhatikan rasio jumlah buku terhadap jumlah penduduk Kota Medan, serta peningkatan indeks literasi yang hendak dicapai.

“Karena koleksi perpustakaan merupakan salah satu faktor utama dalam mendirikan suatu perpustakaan. Salah satu kriteria dalam penilaian layanan perpustakaan melalui kualitas koleksinya. Koleksi perpustakan sangat besar peranannya dalam menunjang pelayanan informasi yang diberikan kepada pengguna perpustakaan,” imbuhnya. (R02)

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Pusat MRO Turbin Cilegon Dibidik Jadi Basis Layanan Nasional dan ASEAN

Berita

Bank Sumut Raih Penghargaan OJK sebagai Bank Teraktif Melakukan Literasi Keuangan ke Sekolah

Berita

Jangan Viralkan Identitas Ana, Ketua PSI Aceh :Hentikan Penghakiman di Ruang Digital

Berita

SMSI Aceh Besar Audiensi dengan Dandim 0101/KBA, Siap Perkuat Sinergi dan Sebarluaskan Informasi Positif

Berita

Bangun Desa Lewat Informasi, SMSI Aceh Besar dan Kejari Perkuat Kolaborasi

Berita

Ketua SPS: AI Bukan Sekadar Percepat Produksi Konten, tapi Buka Peluang Bisnis Media