Pusat Kota Medan Terendam Banjir, DPRD Medan : Pemko Harus Kerja Cepat dan Terukur

Administrator - Selasa, 23 November 2021 14:11 WIB

Medan, Halomedan.coHujan beberapa jam yang terjadi Selasa (23/11/2021) malam merendam sejumlah kawasan di inti Kota Medan. Rumah warga di kawasan Jalan Rahmadsyah, Puri, Sutrisno di Kecamatan Medan Area tergenang banjir hingga selutut orang dewasa. Begitu juga di kawasan Jalan H.Wahid Hasyim, Diponegoro, Jalan Karya dan kawasan inti kota lainnya juga mengalami hal yang sama.

Anggota Komisi IV DPRD Medan Syaiful Ramadhan saat dihubungi terkait peristiwa ini mengaku prihatin, padahal semenjak dilantik sebagai Wali Kota Medan Bobbi Nasution sudah begitu gencar menyelesaikan persoalan banjir di Kota Medan.

“Pertama kita menyampaikan keprihatinan banjir masih terjadi di Kota Medan. Terkait hal ini, kita memiliki banyak catatan, kita minta Pemko Medan segera merespon banjir ini,” ucap Syaiful di ujung telopon, Selasa (23/11/2021) malam.

Politisi PKS ini mengatakan, pihaknya meminta Pemko Medan bekerja cepat dan terukur dalam menyelesaikan persoalan ini. “Dengan kondisi saat ini Pemko Medan harus kerja cepat dan terukur,” ungkapnya.

Syaiful menegaskan, Pemko perlu kerja Cepat dan terukur dikarenakan masyarakat sangat menanti apa yang menjadi janji dan terget Wali Kota Medan dalam menyelesaikan persoalan di Kota Medan seperti banjir ini. “Dengan janji menyelesaikan persoalan banjir yang menjadi program Wali Kota, Pemko Medan tentunya perlu kerja cepat dan terukur,” katanya.

Dalam persoalan perbaikan infrastruktur, Syaiful juga menyoroti soal minimnya serapan Dinas Pekerjaan Umum. “Saat ini kita tengah melakukan pembahasan R-APBD 2022, dan kita mendapatkan laporan serapan anggaran di Dinas PU hanya 27 persen dari rencana capaian 80 persen. Dengan kondisi tinggal satu bulan lagi dan kondisi kota Medan seperti sekarang ini, buruknya serapan anggaran perlu dipertanyakan,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Syaiful juga menilai banyak proyek infrastruktur yang baru dikerjakan tidak bertahan lama. Di kawasan Kecamatan Medan Amplas saat pembenahan drainase atau parit ada tembok dinding warga yang rubuh atau tumbang.

“Tembok teras rumah warga ada yang rubuh, selain ada rangka Cor parit tak ada sehingga pekerjaan menjadi tertunda,” katanya.(R02)

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

BP BUMN Salurkan Tali Asih Untuk Keluarga Jurnalis-ABK Arupadatu I

Berita

Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Berita

Muktarrudin Usman Nahkodai KSMI Aceh, Tekad Kembangkan Sepakbola Mini

Berita

Polda Sumut Tetapkan 10 Tersangka Pengrusakan dan Penganiayaan di Humbahas

Berita

Dari Climate Summit PBB, Menteri LH: Presiden Prabowo Subianto Lakukan Langkah Nyata Pengendalian Perubahan Iklim

Berita

HUT KADIN ke-58 di Medan, Pemprov Sumut dan Dunia Usaha Perkuat Sinergi Ekonomi