Hadiri Pekan Kerukunan Umat Beragama, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Berkolaborasi Membangun Kota Medan

Administrator - Senin, 25 Oktober 2021 04:26 WIB

Medan. Halomedan.coWali Kota Medan, Bobby Nasution menghadiri pekan kerukunan umat beragama yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan di Jalan Wijaya Kesuma Kel. PB Selayang II, kec. Medan Selayang, Sabtu (23/10).

Pekan kerukunan umat beragama ini di isi dengan berbagai kegiatan diantaranya gotong royong kerukunan, penanaman bibit pohon sekaligus penyerahan alat kebersihan kepada rumah ibadah diantara Masjid Al-Ikhwan, Gereja GBKP Pasar IV PB Selayang II, dan Kuil Shri Balaji Venkateshwara. Dalam kesempatan itu Bobby Nasution jugamenyerahkan surat rekomendasi pendirian rumah ibadah.

Wali Kota Medan, Bobby Nasution dalam sambutanya mengatakan gotong royong yang digelar FKUB Kota Medan dalam rangka pekan kerukunan umat beragama merupakan bukti bahwa kita harus bersama-sama menciptakan sesuatu yang baik. Ini juga yang menjadi dasar Pemko Medan dalam membangun kota Medan yaitu dengan semangat gotong royong atau kolaborasi membangun kota Medan dengan seluruh unsur yang ada khususnya masyarakat kota Medan.

“Konsep hari ini adalah gotong royong artinya kita tidak dapat bekerja sendiri-sendiri harus dilakukan secara bersama-sama termasuk juga membangun kota Medan harus kita lakukan secara bersama-sama dengan semangat kolaborasi.”kata Bobby Nasution.

Dikatakan Bobby Nasution bahwa kehidupan kerukunan di masyarakat kota Medan sudah terjalin sejak kota Medan berdiri baik itu dari sisi agama maupun adat istiadat. Oleh sebab itu kerukunan ini sudah sepantasnya manjadi contoh bagi daerah lain.

“Kalau dulu kota Medan disebut miniaturnya Indonesia saya rasa masih kurang, lebih cocok disebut miniaturnya Asia karena banyaknya etnis suku bangsa yang ada di kota Medan, apakah itu mewakili etnis India, Arab, dan Tionghoa.”kata Bobby Nasution.

Bobby Nasution juga menyebutkan kentalnya kerukunan umat beragama di kota Medan ini membuat segelintir orang ingin mencoba-coba menciptakan konflik yang dikaitkan dengan agama, namun hingga hari ini kota Medan telah membuktikan tingkat toleransinya yang sangat baik.

“Apapun konflik yang terjadi di kota Medan jika dikaitkan dengan agama, kita selalu bisa mengatasinya, apalagi FKUB juga memiliki peran yang sangat baik dalam menjaga toleransi ini.”sebutnya.

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Dasco Terima Audiensi DPP FAGAR dan Perwakilan Guru Honorer, Bahas Pengangkatan ASN hingga Kesejahteraan Guru

Berita

Bank Sumut Salurkan Zakat Pegawai, 100 Anak Ikuti Khitan Massal

Berita

Dosen UNPAB Raih Gelar Doktor di Universitas Indonesia

Berita

LTKP Desak Wali Kota Medan Evaluasi Kadis Pariwisata, GEMES IX 2026 Dinilai Minim Inovasi dan Disorot Soal Anggaran Rp2,5 Miliar

Berita

Optimalkan Pertumbuhan padi, Babinsa Ngembul Bantu Petani Bersihkan Rumput Liar

Berita

Menjaga Gerbang Negeri dari Siem Reap: Indonesia dan Politik Baru Perbatasan Keimigrasian