Kapendam 2 Sriwijaya, Kolonel Caj Drs, Jono Marjono: Oknum DG Sudah PDTH

Administrator - Rabu, 06 Oktober 2021 10:15 WIB

Medan-Halomedan.coTerkait aksi penganiayaan terhadap Fandi Wahyudi ( 22) warga Dusun 3 , Lantasan Baru, Kecamatan Patumbak oleh sekelompok pria cepak yang diduga adalah seorang oknum anggota TNI, bernama oknum Serda DG yang terjadi Pantai Kasan, Kabupaten Deli Serdang pada tanggal 1 Oktober 2021, pukul 23.00 WIB, akhirnya Kepala penerangan KODAM 2 Siliwangi, Kolonel Caj Drs. Jono Marjono menegaskan bahwa Serda DG tidak lagi menjadi anggota TNI semenjak disersi pada tahun 2020.

“Ia (DG) sudah disersi sejak tahun 2020, dan kini sudah di PDTH,”ucapnya pada awak media saat dikonfirmasi via telepon ( 6/9/202021) sekira pukul 15.00 WIB

Katanya lagi, yang bersangkutan sudah tidak ada hubungannya lagi dengan intitusi TNI, sudah sipil .

“Tanggal 15 Juli 2021, Pengadilan Militer 01 Palembang memutuskan bahwa DG ini terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana disersi hingga memidana terdakwa memidana terdakwa dengan pidana pokok penjara 1 tahun 4 bulan dan Pidana tambahan dipecat dari dinas militer,”ucap Kapendam 2 Sriwijaya.

Sementara itu korban, saat diwawancarai di warko Jurnalis, Jalan KH Agus Salim mengatakan bahwa kejadian yang menimpanya sudah kejadian yang kedua kalinya.

“Yang pertama terjadi pada hari Rabu, 22 Juli 2020, pukul 22.00 WIB, pelakunya si Andi CS hancur muka aku dipukuli orang itu, udah ku buat laporan dengan STPL/475/ VII/2020/SU/Polrestabes Medan/ Sek Patumbak, kejadian kedua pada 1 Oktober 2021, pukul 23.00 WIB, pelakunya si Andi dan si DG, nomor STTLP/B/414/X/2021/SPKT/Polresta Deli Serdang/Polda Sumatera Utara,”sebut Fandi Wahyudi.

Matanya lagi, aku dituduh sebagai kubus Polisi, aku diculik dari warnet Milano Patumbak sama si Andi dan DG

“Diculik dari warnet, dibawa ke Pantai Kasan, disitu aku dipukuli, aku diseret hingga dengkul aku luka, kaki sebelah kanan dipukul pakai kayu sama si Andi, mata aku dipukuli sama mereka pakai tangandan kayu hingga Pipi sebelah kanan retak,”ucap Korban.

Sementara itu, orang tua korban, Charunisa ( 47) pada awak media meminta agar pihak kepolisian baik Polsek Patumbak dan Polresta Deli Serdang segera menangkap para pelaku.

“Si Andi dan Daniel harus segera ditangkap, apa lagi sudah 2 kali anak aku mau dibunuhnya, terutama si Daniel kan sudah bukan anggota TNI lagi, jadi tak ada alasan Polisi untuk tidak menangkap para pelaku,”sebut Ibu korban.( Suri/rel )

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Donasi Tanpa Kas Masjid, Haji Teuku Soelaiman Rasakan Ketenangan Batin

Berita

LIPPSU Salurkan 300 Paket Sembako untuk Kaum Duafa di Medan dan Aceh Tamiang

Berita

Duka Simanguntong dan Kegagalan Tata Kelola PETI di Mandailing Natal

Berita

Jelang Idulfitri 1447 H, Prabowo Terima Kunjungan Megawati di Istana Merdeka

Berita

Di Penghujung Ramadan, Dua Sahabat Jurnalis Kenang 25 Tahun Kebersamaan dan Komitmen Profesionalisme

Berita

RAMADHAN KE-29, BAKOPAM SUMUT BAGIKAN TAKJIL DAN SEMBAKO UNTUK PEKERJA JALANAN DI MEDAN AREA