Jakarta, Halomedan.coKetua DPR RI Puan Maharani berharap personel TNI dan Polri dapat menampilkan sosok aparat negara yang humanis dan memberikan rasa aman bagi rakyat. Terutama dalam menjaga keamanan nasional dan ketertiban masyarakat selama menjalankan protokol kesehatan maupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Hal tersebut disampaikan Puan saat berpidato dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2021-2022 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/8).
“Menjadi harapan kita semua, agar setiap personel TNI dan Polri dapat menampilkan sosok aparat negara yang humanis dalam melindungi, mengayomi, memberikan rasa aman bagi rakyat, dan menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan dan kesatuan seluruh anak bangsa di dalam NKRI,” katanya.
Pada kesempatan itu, politisi PDIP ini turut menyinggung mengenai kekerasan yang dilakukan oknum personel TNI terhadap warga Papua beberapa waktu lalu. Dia meminta Panglima TNI menindak tegas oknum tersebut.
“Panglima TNI agar melakukan tindakan tegas terhadap oknum yang telah melakukan tindakan tersebut. DPR berharap agar tindakan kekerasan aparat terhadap masyarakat tidak akan terjadi lagi,” tegasnya.
“Setiap personel aparat keamanan dan pertahanan harus dapat menampilkan sosok aparat negara yang melindungi, mengayomi, dan memberikan rasa aman bagi rakyat,” sambung Mantan Menko PMK ini.
Ekonomi Tumbuh
Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan pada tahun depan perekonomian dalam negeri akan sejalan dengan optimisme pemulihan ekonomi global.
Puan menyampaikan pada World Economic Outlook Juli 2021, IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global sebesar 4,9% atau naik 0,5 percentage point dibanding proyeksi April 2021.
“Proyeksi ini tentunya akan bergantung pada kemampuan dunia mengendalikan wabah dan memastikan keberhasilan vaksinasi dalam mewujudkan kekebalan komunitas secara global,” Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun 2021-2022, Senin (16/8).
Di sisi lain, Puan menyatakan, organisasi kesehatan dunia (WHO) memprediksi pandemi ini belum berakhir hingga tahun depan, setidaknya hingga pertengahan tahun 2022.
“Kondisi ini akan menjadi tantangan bagi pemulihan sosial dan ekonomi kita di tahun mendatang,” ujar Puan.rel