Kementrian PUPR : Jalan Tol Kuala Tanjung-Siantar 96,5 KM Tuntas Akhir 2021

Administrator - Senin, 28 Juni 2021 07:04 WIB

Sumatera Utara, Halomedan.coKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama mitra kerja dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus melanjutkan pembangunan sejumlah proyek jalan tol yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 56/2018 tentang Perubahan Kedua atas Perpres 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.

Ada kabar baik untuk masyarakat Sumatera Utara. Ruas jalan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat khususnya di seksi Kuala Tanjung-Pematangsiantar sepanjang 96,5 km, akan tuntas pada akhir tahun 2021.

Hal itu dikatakan Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan, yang juga Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaja, sebagaimana dikutip dari website Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Senin (28/06/2021).

Jika sudah tuntas pembangunannya nanti, maka Kota Medan sudah bisa terhubung langsung jalan tol ke Pematangsiantar, begitu juga dari Binjai maupun dari Belawan serta dari Bandara Kualanamu.

Selama ini jika ke Kota Pematangsiantar, masih hanya ke Tebing Tinggi saja yang baru terhubung jalan tol.

Dengan begitu nantinya, akses menuju Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), semakin dekat.

Dan begitu juga dari Medan, Binjai dan Belawan serta Bandara Kualanamu, sudah bisa terkoneksi langsung nantinya ke Kuala Tanjung.

Adapun Ruas tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat seksi Kuala Tanjung-Pematangsiantar tersebut merupakan bagian dari target 373 km di 14 ruas tol baru yang akan tuntas di sepanjang tahun 2021.

Selengkapnya 14 ruas tol baru itu adalah Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat seksi Kuala Tanjung-Pematangsiantar (96,5 km), Sigli-Banda Aceh seksi 2,5, dan 6 (18,8 km), Padang-Pekanbaru ruas Pekanbaru-Bangkinang (40 km), Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu ruas Bengkulu-Taba Penanjung (17,6 km). Keempat ruas tol itu adalah bagian dari Tol Trans Sumatera.

Kemudian ruas tol Cibitung-Cilincing seksi 1-4 (34,77 km), Cimanggis-Cibitung seksi 2 Jatikarya-Cibitung (23 km), dan Bekasi-Cawang-Kampung Melayu seksi 2A (4,9 km), dan 6 ruas Tol DKI Seksi A Kelapa Gading-Pulo Gebang (9,3 km), dan Serpong-Balaraja Seksi 1 A (5,5 km).

Selain itu, ujar Endra, terdapat 5 ruas tol non trans dengan total panjang 122,7 km terdiri dari tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan seksi 1,2,3, dan 6 (38,5 km), Ciawi-Sukabumi seksi 2 (11,9 km), Serang-Panimbang seksi 1 (26,5 km), Balikpapan-Samarinda seksi 1 dan 5 (33,1 km) dan Manado-Bitung seksi 2B Danowudu-Bitung (12,7 km).

Sebelumnya Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif seperti Kawasan Industri, Pariwisata, Bandara, dan Pelabuhan akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.red

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri Rayakan Idul Fitri dengan Suasana Hangat Kebersamaan Keluarga

Berita

Makkah, Arab Saudi — Suasana Khidmat Idul Fitri di Masjid Agung

Berita

Presiden Prabowo Salat Idulfitri dan Gelar Halalbihalal Bersama Warga Aceh Tamiang

Berita

Lebaran di New York, Sandiaga Salahuddin Uno Dampingi Anak yang Segera Melahirkan

Berita

Rico Waas Ucapkan Terima Kasih atas Silaturahmi Idulfitri di Kediamannya

Berita

Prabowo Gelar Halal Bihalal Bersama Menteri di Istana Merdeka