Medan I Halomedan.co
Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan oleh Banu n Friends untuk menggelar acara tali kasih bersama anak yatim di Shoshin Coffe Jalan Pabrik Tenun Medan pada tanggal 2 dan 8 Mei 2021.
Selain mengundang anak yatim, para musisi tergabung dalam band Banu n Friends yang dipimpin oleh pengacara kondang Kota Medan, Banuara Sianipar tersebut, juga mengundang para musisi senior di zamannya yang tergabung dalam The All Star Legend Kota Medan.
Turut hadir pula beberapa senior IKALIMA (Ikatan Alumni Lintas Angkatan SMAN 5) mendukung penuh acara sosial tersebut. Diantaranya Badiaraja Manurung, Tina (angkatan 75), Sonya Piliang (angkatan 83) dan beberapa dari panitia reuni perak angkatan 96.
Kegiatan sosial yang digagas Banu n Friend serta didukung oleh komunitas musik kota Medan yaitu Rockers Community, bertujuan meningkatkan kepedulian sosial sekaligus menjadi sarana membangun komunikasi terkait kondisi dunia permusikan generasi rockers milenial dan kondisi terkini para musisi senior.
Banuara mengatakan, peduli terhadap sesama sangat penting dilakukan. Selain sangat membantu meringankan beban bagi orang membutuhkan juga diharapkan menjadi ladang pahala bagi si pemberi yang secara ikhlas berbagi kasih dengan yang lain.
“Dalam kesempatan itu, kami juga berdiskusi dengan dua generasi seniman musik guna membahas kondisi permusikan lokal generasi milenial di masa pandemi ini dan keinginan membangkitkan kembali gairah bermusik para legend kota Medan. Yang mana seluruh hasil diskusi tersebut akan dituangkan dalam sebuah event musik bertema Konser “The Legend” yang rencananya diselenggarakan awal bulan Juni 2021”, sebut Banuara
Sementara Syahid Ahmad sebagai koordinator pelaksana acara menambahkan, event tersebut merupakan bentuk apresiasi Banu n Friends sekaligus ajang mempererat silahturahmi para musisi generasi milenial serta senior.
“Rencana mini konser The Legend tersebut diharapkan dapat menggairahkan kembali semangat musisi senior yang selama ini tertidur dan harapannya agar mereka dapat aktif kembali menghibur masyarakat”, paparnya.
Disela-sela acara para musisi senior sempat mengadakan jaming session sehingga membuat suasana menjadi ceria. Diantara musisi senior yang hadir seperti, Mastri keyboardis, drummer Karnain, bassist kondang Oki, gitar akustik Timo Bangun, drummer Pian, Ade Panjaitan. Sedangkan pada vocal terlihat ada Tina, Ben Sibuea, Sisca Pasaribu dan drummer wanita Nurbety.
Berbagai lagu yang dibawakan secara ngejam spontanitas didominasi nuansa jazz tahun 80-an itu, membangkitkan nostalgia bagi pengunjung cafe dan membawa kesan tersendiri bagi para musisi senior tersebut. (Red)