BANDA ACEH, Halomedan.co
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG, melaporkan penambahan satu kasus baru positif Covid-19 hari ini, Selasa (21/7/2020). Kasus 149 itu perempuan berusia 49 tahun dan tercatat sebagai warga Kota Banda Aceh.
Secara akumulatif, jumlah Covid-19 Aceh sudah mencapai 149 orang dengan rincian; 65 orang dalam perawatan, 75 orang sembuh, dan 9 orang meninggal dunia.
Sementara itu, lanjutnya, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh secara akumulatif sebanyak 2.331 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.302 orang sudah selesai isolasi mandiri, dan 29 orang dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19.
Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih sama dengan kemarin, yaitu 133 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 131 kasus telah dinyatakan sembuh, dan 1 orang lainnya meninggal pada 26 Maret 2020.
“Kami selalu mengajak semua pihak untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. Tetap jaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan dengan sabun saat berada atau kembali dari fasilitas umum,” pungkas SAG.
Sementara itu, seorang pasien berinisial Mar (63) asal Aceh Barat Daya (Abdya) dirujuk ke RSUZA Banda Aceh karena hasil rapid test-nya reaktif, Selasa (21/7/2020) dini hari.
Namun pasien laki-laki itu meninggal dunia dalam perjalanan, di kawasan Lhoknga, Aceh Besar. Jenazah Mar tiba di IGD Pinere RSUZA sekira pukul 03.00 WIB Selasa (21/7/2020).
Meski hasil swab terhadap pasien reaktif ini belum keluar, namun pihak keluarga memilih ikut protokol kesehatan untuk fardhu kifayah jenazah Mar.
“Almarhum meninggal dunia sebelum diperoleh hasil pemeriksaan swab dengan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR),” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG, Selasa (21/7/2020) malam.
Menurutnya, jenazah Mar di-fardukifayah-kan oleh ustaz pemulasaraan jenazah RSUZA secara islami. Untuk itu, SAG atas nama Pemerintah Aceh mengapresiasi keluarga yang memilih untuk mem-fardhu kifayah-kan jenazah Mar sesuai protokol kesehatan di RSUZA.
“Kita tabik pada keluarga dari Abdya itu. Mereka komit mencegah penularan virus corona meski Almarhum belum terkonfirmasi positif Covid-19,” kata SAG usai mendapat kabar dari Koordinator Tim PIE Covid-19 RSUZA, dr Novina Rahmawati, M.Si.Med, Sp.THT.KL,FICS.
Usai proses fardu kifayah, Almarhum diantar dua orang petugas pemulasaraan jenazah untuk dimakamkan dengan protokol kesehatan di Abdya, Selasa siang, sekira pukul 10.00 WIB.
“Ketegaran keluarga Almarhum yang satu ini pantas kita teladani. Keluarga memilih pengamanan optimum demi kemaslahatan keluarga dan masyarakat sekitarnya,” puji SAG.(red)