MEDAN, Halomedan.co
Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Sumatera Utara bersama PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumut mengadakan web seminar (webinar), Kamis (2/7) melalui aplikasi zoom.
Webinar diikuti mahasiswa, akademisi dan masyarakat umum tersebut dibuka Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang juga sebagai keynote speech bersama GM PLN UIW Sumut M Irwansyah Putra. Webinar dengan topik keandalan sistem kelistrikan di Sumatera Utara, diisi lima nara sumber yaitu Ketua MKI Sumut Dr Parlindungan Purba SH MM, Wakil Ketua Umum Kadin Sumut Denny Wardana, Senior Manager Distribusi PLN UIW Sumut Taufik Hidayat, Ketua Prodi Teknik Elektro Unpab Siti Anisah ST MT, Ketua Prodi Ekonomi Pembangunan FEB USU Coki Ahmad Syahwer SE MP dan Rektor Unpab Dr HM Isa Indrawan SE MM.
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan, melalui webinar ini merupakan sarana yang baik untuk mengetahui meningkatnya kualitas kelistrikan di Sumatera Utara.
Sementara itu, GM PLN UIW Sumatera Utara, Irwansyah mengatakan, ketersediaan pasokan dan keandalan listrik merupakan salah satu faktor kunci pendukung pembangunan. Dengan adanya energi listrik, kegiatan ekonomi, pendidikan, sosial dan budaya menjadi lebih ringan.” PLN Unit Induk Wilayah (UIW) sebagai pengelola pendistribusian dan penjualan tenaga listrik kepada pelanggan memiliki peran penting dalam proses pembangunan di Sumatera Utara, untuk mendukung fungsi tersebut, PLN UIW Sumut terus meningkatkan kuatlitas, baik dari segi kemudahan pelayanan maupun infrastruktur ketenagalistrikan”, kata Irwansyah.
Dikatakannya , untuk menjaga sistem kelistrikan di Sumatera Utara, PLN UIW Sumut memiliki 10 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), 1 Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K), 1 Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D), 67 Unit Layanan Pelanggan (ULP) dan 60 Kantor Jaga.
“Guna melistriki 3.867.916 pelanggan di 25 kabupaten dan 8 kota se Sumatera Utara, PLN UIW Sumut mengalirkan energi sebesar 6.152 MVA”, kata Irwansyah.
Dijelaskan, untuk melaksanakannya PLN didukung infrastruktur berupa 29.549 kms Jaringan Tegangan Menengah (JTM), 35.158 kms Jaringan Tegangan Rendah (JTR), 34.660 Buah trafo distribusi dengan total daya 3.166 MVA, 48 unit Gardu Hubung, serta 460 unit penyulang 20 kV.
Senior Manager Distribusi PLN UIW Sumut, Taufik Hidayat menyampaikan padamnya aliran listrik dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu pekerjaan pemeliharaan dan gangguan. “Berdasarkan data Mei 2020, pada sisi distribusi, pemadaman akibat gangguan listrik dapat terjadi pada Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 99,42%, Gardu Distribusi 0,39% , Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 0,10% , dan pada Sambungan Rumah (SR) 0,10%”, jelas Irwansyah.
“Kendala yang dihadapi saat ini adalah kondisi jaringan yang masih radial serta keterbatasan gardu hubung sehingga sulit untuk meminimalkan dampak pemadaman”,katanya.
Untuk meningkatkan keandalan, PLN UIW Sumut telah melakukan langkah inisiatif strategis, yaitu Care for Asset (C4A), otomatisasi pengendalian dengan sistem scada, penambahan gardu hubung, kabelisasi (HUTM menjadi SKTM) daerah perkotaan, dan pembentukan kawasan zero down time (ZDT).
Irwansyah menyampaikan, PLN tentu membutuhkan dukungan dari stakeholder, termasuk peran serta masyarakat dalam menjaga jaringan listrik PLN. “Kerjasama dari masyarakat untuk merelakan ranting pohon yang sudah terlalu dekat dengan jaringan listrik untuk dipangkas, serta menggunakan energi listrik dengan aman dan legal sangat kami harapkan”, pungkasnya.(C04)—–