Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi : Semua Dengan Niat Yang Baik

Administrator - Minggu, 11 Maret 2018 11:58 WIB

Medan |

Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi yakin dan percaya semua yang dilakukannya berawal dari niat atau nawaitunya. Saat ini, nawaitu saya yakni politik pengabdian dan itu menjadi niat utama setiap melaksanakan sesuatu.

“Politik pengabdian yang menjadi niat utama saya dalam bekerja dan menjabat sebagai Wakil Walikota Medan. Saya bangun komunikasi dengan semua pihak baik, hubungan individu berjalan baik, hungan sektoral, hubungan pribadi semuanya berjalan baik. Yang penting terpulang kepada nawaitu (niatnya),” ujar Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi saat menerima audensi sekaligus bincang-bincang pagi di ruang kerja Kantor Walikota Medan, Kamis (1/3).

Lebih lanjut dikatakan orang nomor dua di Pemko Medan ini, bila sudah dilandasi oleh niat, semua yang kita lakoni akan berjalan lancar.

“Saya bekerja Naiwaitunya adalah politik pengabdian. Saya merasa bisa bahagia dengan diri saya sendiri, bersama orang lain dan bahagia kepada Allah SWT,” ujar Akhyar Nasution.

Bekerja sesuai dengan tugas yang diamanahkan kepada saya, selalu berkomunikasi dengan pimpinan atau atasan saya. “Jangan pernah berfikir macam-macam, bekerja dengan baik. Karena semuanya dilandasi dengan ketulusan. Kita jangan curiga sana-sini. Dan yang paling terpinting dalam setiap bekerja, jangan pernah hitung-hitungan. Kalau kerja kita sudah pikirkan hitung-hitungan, jelas akan menimbulkan masalah. Jadi kerja jangan hitung-hitungan, tapi kerjakan sesuai panggilan hati dan selalu ikhlas melakukannya,” ujar Akhyar Nasution.

Selalu setia melaksanakan tugas-tugas yang diperintahkan oleh Wali Kota Medan Drs Dzulmi Eldin S MSi. “Saya tak pernah membuat kebijakan. Karena yang membuat membuat kebijakan itu adalah Pak Walikota Medan. Saya hanya melaksanakan apa yang diperintahkan Pak Walikota dan menjalankan kebijakan itu, bukan membuat kebijakan,” tegas Akhyar Nasution.

Masih sebut Wakil Walikota Medan yang juga sebagai kader dan politisi PDI Perjuangan ini, “kuncinya jalani tugas yang diamanhkan Pak Walikota Medan. Tak ada Materi Kembar di Pemko Medan. Semuanya menjakankan kebijakan dari Walikota Medan. Tak ada dikotomi, karena semunya merupakan kebijakan Walikota,” ujarnya.

Sementara itu, Akhyar Nasution mengatakan, Partai PDI Perjuangan menugaskan saya agar bantu Walikota Medan untuk membangun dan memakmurkan masyarajat Kota Medamn. Artinya, ujar Akhyar, membangun kota Medan dan bisa menjadi kebanggan bagi masyarakat Kota Medan.

“Warga Medan bangga bisa memiliki Kota Medan. Orang Medan bisa menikmati kenyamanan di kotanya sendiri (Medan,red), bisa menikmati kebersihan, enak, nyaman dan senang tinggal di Kota Medan. Medan Rumah Kita, kita wujudkan bersama,” ujar Akhyar.

Wawako Medan ini mengatakan bahwa Ibu Megawati berpesan kepada saya untuk terus mendampingi Walikota agar Pemko Medan tetap fokus membangun dan mengihidupkan taman-taman kota. Artinya, ujar Akhyar Nasution, dalam tahun 2018 ini nanti, Ibu Megawati akan kembali datang ke Kota Medan. “Bu Megawati senang melihat taman-tamah kota lebih nyaman dan asri,” ujarnya.

Masih kata Akhyar, “Saya hanya bicara menjalankan tugas dengan baik. Nothing to luse (tak ada yang dirugikan,red). Ikhkas bekerja dan Lillahi Ta’ala, bisa senang semuanya dan tak ada persoalan,” ujarnya.

Alhamduliilah, ujar Akhyar, selam dua tahun bekerja bersama Pak Walikota Medan, lihatlah sendiri yang sudah kami perbuat demi masyarakat Kota Medan ini. “Dalam kurun waktu 3 tahun ini mari kita wujudkan Medan Rumah Kita,” pinta Akhyar.

Yang terpenting agar duet kepemimpinan Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin S MSi dengan Wakil Walikota Medan Ir Akhar Nasution MSi berhasil, semua kuncinya nawaitu (niat). Niat kita lurus sehingga kita bisa nikmati enjoy semuanya.

Ada 5 kenikmatan dalam hidup ini yang wajib kita raih (miliki). Akhyar Nasution pun merincinya. Yakni nikmat hidup, nikmat makan, nikmat tidur, nikmar miliki teman banyak, nikmat bisa jalan-jalan kemana saja dan terakhir nikmat memiliki istri. “Hidup ini harus simple tak perlu ribet-ribet,” ujarnya.

Dirinya mengaku tak hapal ayat-ayat quran. Tapi Akhyar Nasution selalu mengamalkan isi quran. “Saya adalah Wakil Walikota di Pemko Medan. Tapi setekah pulang ke rumah, saya menjadi Akhyar Nasution sesungguhnya. Saya tanggalkan jabatan Wakil Walikota. Saya jadi masyarakat Medan. Duduk di kedai kopi bersama warga, duduk sama abang becak dan betor, pergi ke pajak. Di rumah saya bermain-main serta seloro sama anak. Itulah diri saya sendiri dan Akhyar yang sesungguhnya,” ujarnya.

Soal apa yang sudah diperbuat Pemko Medan selama dua tahun dan masuk tahun ketiga ini, Akhyar mempersilahkan media dan rakyat yang menilainya. “Lihat saja hasilnya. Silahkan nilai dan beri angka sendiri. Bilar lebih fair,” ujarnya. Dialog dan bincang-bincang pagi itu berakhir dengan foto bersama antara Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi dengan Owner/PU/Pimred Harian SUMUT24 Rianto Ahgly SH di ruang kerja Wawako Medan. (R03)

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus resmi menunjuk Rahmaddian Shah sebagai Plh Ketum PP AMPG

Berita

Presiden Prabowo Lantik Keanggotaan Dewan Energi Nasional

Berita

Kajari dan Kasi Pidsus Deli Serdang Dikabarkan Dipanggil Kejagung, Kajati Sumut Beri Klarifikasi

Berita

Dukung Program JKN, Ratusan KDH Terima Penghargaan di UHC Awards 2026 BPJS Kesehatan

Berita

Pendaftaran Ketua Golkar Sumut Dibuka, Dua Kandidat Mengemuka

Berita

Kajati Sumut Canangkan Zona Integritas Menuju WBBM