MEDAN, Halomedan.co – Kebakaran kapal tanker MT Jag Leela yang terjadi di galangan milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard, Belawan, Senin (11/5/2020) pagi, satu orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Informasi yang berhasil dihimpun, korban ditemukan dalam keadaan gosong di Kapal Tanker MT Jag Leela. Terkait adanya korban meninggal, Kapolres Belawan AKBP Dayan membenarkan hal tersebut.
Di mana, informasi itu diperoleh Kapolres usai melihat para korban luka bakar di beberapa rumah sakit di kawasan Belawan.“Jam 4 sore tadi, kami mendapat kabar bahwa ada satu orang meninggal dunia. Ia ditemukan di atas kapal tersebut,” ujarnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayan, mengatakan bahwa dari hasil data pihaknya mencatat ada 22 orang yang terluka dan telah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
“Korban ada luka-luka di rumah sakit PHC dan Rumah sakit TNI angakatan laut. Jumlah korban, ada 22 orang sementara yang luka-luka,” ungkapnya.
Dari informasi teranyar yang berhasil didapat, kapal tanker yang panjangnya lebih kurang 250 meter milik MT Jag Leela yang digunakan untuk mengangkut minyak masih mengeluarkan kupulan asap hitam.
Petugas gabungan terus menyemprotkan air ke arah kapal yang terbakar tersebut. Sementara petugas kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait kebakaran kapal tanker tersebut.
Guna penyegaran, terbakarnya Kapal tanker MT Jag Leela yang terjadi di galangan milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard, Belawan, Senin (11/5/2020) pagi sebelumnya dikabarkan 12 orang 12 orang pekerja PT Waruna Shipyard Indonesia terluka dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit PHC Belawan.
Diketahui, 12 pekerja yang mendapat perawatan itu umumnya yang bekerja pada bagian atas atau luar kapal. Sedangkan pekerja yang diduga berada di dalam kapal belum dapat dievakuasi dan diperkirakan mencapai puluhan orang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Kapal Tanker MT Caglela sepanjang sekitar 250 meter itu digunakan untuk mengangkut minyak milik PT Waruna Shipyard Indonesia sudah dua minggu dalam proses perbaikan.
Namun, dalam proses perbaikan terjadi kebakaran hingga menghebohkan masyarakat sekitar. Bahkan, terlihat kobaran api dan asap hitam yang tebal keluar dari dalam kapal disertai suara ledakan.
Tak hanya itu, tiga rumah Dinas Navigasi Belawan juga hancur dan kaca jendela di lantai 6 Tower berlantai sembilan pecah terkena serpihan kobaran api.
Mendapat laporan adanya kapal terbakar puluhan mobil pemadam kebakaran dibantu Polres Belawan turun ke lokasi memadamkan kapal minyak tersebut.
Sementara itu, Tim Invetigasi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tengah menyelidiki kasus kebakaran Kapal Tanker MT Caglela itu.
sebelumnya, KM Daya Cipta dilaporkan terbakar di dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PNN) Sibolga, di Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (30/4/2019).
Dalam peristiwa naas itu, dua orang anak buah kapal (ABK) meninggal. Sedangkan satu ABK lainnya menderita luka bakar. Diduga penyebab terbakarnya KM Daya Cipta akibat meledaknya tabung gas yang berada di dalam kapal meledak.
“Dua korban yang meninggal akibat terbakar atas nama Marsudi Tanjung (35), warga Jalan Murai, Kota Sibolga, dan Siregar (40), warga Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Tapteng. Korban yang terbakar belum diketahui namanya, karena sudah dilarikan ke rumah sakit,” kata Koordinator Pos SAR Sibolga, Harry Susanto kepada wartawan.(W05/W02)