Medan , Ketua DPD Hanura Sumut H Kodrat Shah mengatakan, penundaan proses Pilkada 2020 yang disepakai KPU, Pemerintah, DPR dan lainnya, merupakan keputusan yang tepat. Karena tak mungkin kita melaksanakan Pilkada Serentak 2020 ini.
“Ada baiknya pilkada itu ditunda, karena kita tak tau kapan berakhinya covid-19 ini. Mungkin Pilkada bisa dilaksanakan pada 2021 mendatang. Karena harus ada kepastian yang jelas,” ujarnya.
Dikatakan H Kodrat Shah, Hanura juga sudah menyiapkan kader-kader terbaiknya sebagai calon wakil Hanura untuk memimpin disetiap kabupaten kota. Tapi kita lihat atau sesuaikan dengan hari ini. Sebab hari ini, pemerintah bahkan seluruh dunia sedang mengalami ujian atau musibah ini.
Jadi, ujar Kodrat Shah, kita harus bisa menahan diri. Partai Hanura baru mengeluarkan dalam bentuk Surat Tugas dari DPP Hanura. Itupun secara kepartaian untuk tingkat Sumatera Utara terdiri 23 calon.
“Partai Hanura baru merekomendasikan dua calon saja dalam bentuk Surat Tugas. Yakni Labusel dan Siantar. Karena partai kita tak cukup sendiri, maka kita harus menggandeng partai lain. Seperti Siantar kita hanya dapat 4 kursi. Di Labusel kabarnya sudah bisa kita rekomendasikan, karena di Labusel sudah bisa gandeng partai lain,” ujar Kodrat Shah.
Masih dikatakan H Kodrat Shah yang juga sebagai Ketua DPW Pemuda Pancasila (PP) Sumut ini, hari ini, kita terpaksa hentikan kegiatan-kegiatan partai tersebut.
Kodrat Shah berharap calon-calon yang sudah didukung Partai Hanura, untuk dapat berbuat dan membantu masyarakatnya.
“Saudara-saudara inilah saatnya anda membabantu masyarakat, bukan semata-mata untuk kampanyer. Tapi tunjukkanlah, bahwa saudara punya Hati Nurani dan bantulah masyatakat yang saat ini sedang dilanda musibah virus covid-19,” pinta Kodrat Shah. (R03)