Aceh, halomedan.co
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melakukan perpanjangan masa darurat Corona atau Covid-19 menjadi 91 (sembilan Puluh Satu) hari, yang terhitung dari 29 Februari hingga 29 mei 2020 mendatang.
Pernyataan itu disampaikan, Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru saat komfrensi Pres dengan sejumlah wartawan yang bertugas di Gayo Lues, Senin (23/3/2020), berttempat di Bale Musara.
Untuk itu diharapkan masyarakat agar selalu menaati segala intruksi pemerintah, terkait pencegahan Covid-19.
Amru menyampaikan, demi menyelamatkan warga Kabupaten Gayo Lues dari penularan wabah tersebut, pemerintah akan bekerja secara maksimal, dari 23 Kabupaten Kota di Aceh, Gayo Lues termasuk salah satu daerah yang paling aktif dalam pencegahan virus corona.
“Hal itu dilakukan sesuai intruksi dari atasan, dan kami juga sudah membuat kebijakan untuk melakukan pencegahan penularan corona,” ucap Amru.
Bupati mrnambahkan, tugas yang yang dihadapi oleh tim sangat berat, mengingat Insprastruktur dan tenaga kesehatan untuk menangani wabah ini sangat minim, sementara jika wabah sudah menular penaganannya harus dilakukan secara khusus.
Hal lain yang menjadi perhatian, Kabupaten Gayo Lues merupakan daerah terpencil, untuk itu pecegahan penularan Covid-19 perlu dilakukan semaksimal mungkin supaya wabah tidak sampai ke Gayo Lues,ujarnya.
“Untuk mencegah penularan wabah ini, kami harap taatlah kepada seluruh intruksi Bupati yang diadovsi dari atasan” (Intruksi yang disampikan pemerintah Provinsi dan Pusat.
Sementara Ketua Lapangan Gugus tugas Suhaidi, MSi menjealskan, Tim Gugus tugas sudah menyampaikan berbagai intruksi kepada warga Gayo Lues mengenai pencegahan penularan Covid-19.
Himbauan yang disampaikan Bupati kepada masyarakat di siarkan berbagai media, seperti media sosial (medsos) melalui vidio, surat edaran, serta melalui himbauan dari MPU Aceh ke tingakat Desa.
Dan juga kita bersama Forkopimda untuk secara bersma-sama bersinergi melawan virus Corona. Kesemua tim ini sangat kompak dalam hal penaganan dan pencegahan penularan virus Corona, dan juga penyampaian informasi terkait antisivasi pencegahan wabah virus carona, dari pihak TNI-Polri, Ibu-Ibu PKK serta satpol PP juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat,agar terhindar dari virus tersebut, paparnya.(daud)