Ngaku Polisi, Dua Rampok Diringkus Polisi

Administrator - Kamis, 17 Oktober 2019 13:35 WIB

 

MEDAN, halomedan.co

Subdit III/Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut meringkus dua perampok truk yang mengaku polisi di Jalan Lintas Sipolha Horisan, Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun pada Minggu (25/8) siang lalu.

“Dalam menjalankan aksinya, kedua tersangka bersama tiga pelaku lainnya selalu mengaku sebagai anggota kepolisian. Sekarang kita sedang mengejar tiga pelaku lagi,” tegas Kasubdit III/Jatanras, AKBPMaringan Simanjuntak, Kamis (17/10).

Maringan menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, tersangka bersama pelaku lainnya menaikimobil dan menyalip truk korban. Untuk memuluskan aksinya, diantara tersangka mengaku sebagai anggota kepolisian.

“Setelah dipaksa turun dan diikat serta matanya dilakban, korban kemudian dibuang di simpang pintu Tol Binjai,” terang mantan Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai tersebut.

Selanjutnya, Korban atas Herman Antony/CV Sukses Kencana Express melaporkan peristiwa yang dialaminya dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 1279 / IX / 2019 / SUMUT / SPKT I, tanggal 26 Agustus 2019. Korban mengaku kehilangan truk Colt Diesel nomor polisi BK 9626 DD.

Berbekal laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga mengendus keberadaan dua tersangka, yakni Zurifansyah Ginting (36), warga Jalan Kutacane, Gang Purba, Kelurahan Lau Cimba, Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo dan Perdamenta Ginting (30), warga Jalan Jamin Ginting, Kompleks Merga Silima, Desa Ketaren Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo.

Tersangka Zurifansyah Ginting ditangkap di sekitar Terminal Pinag Baris Kota Medan pada Selasa (15/10), sedangkan Pardamenta Ginting di Penginapan Bungalow Bukit Indah Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

Maringan mengungkapkan, perampokan itu diawali Sabtu (24/8) sekira pukul 08.00 WIB, tersangkaPardamenta Ginting diajak kerja R Ginting yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) merampok dan menyuruhnya menyiapkan orang lainnya untuk melakukan aksi perampokan.

Setelah mereka berkumpul dan merental mobil Xenia, pada Minggu (25/8) siang, mereka berpapasan dengan truk korban di simpang Tiga Sidamanik, Simalungun. Mereka balik arah dan menghadang truk korban.

“Pelaku R Ginting (DPO) turun dan menodongkan pistol ke sopir, dan menyuruhnya turun. Kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya,” pungkasnya. (Res).

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, Komisi XIII: Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil

Berita

Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media

Berita

Tuntutan Terhadap Kadri Amin Dinilai Tidak Masuk Akal Banyak, Ini Kata Kuasa Hukum

Berita

Sudahkah Indonesia Memasuki Titik Kulminasi?

Berita

Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara

Berita

Pengurus JMSI DKI Jakarta Resmi Dilantik, Teguh Santosa Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Pers Berkualitas