Dukung Pertumbuhan Ekonomi, UOB Support Generasi Milenial

Administrator - Rabu, 28 Agustus 2019 12:32 WIB

Medan- halomedan.co

Mendukung pertumbuhan perekonomian di Indonesia, Bank UOB menggelar Seminar Economic Outlook 2020 dengan tema Theost Powerful Growth Engine The Consuming Class. Rabu (28/8/2019)

Seminar di tiga Kota besar seperti Medan, Jakarta dan Surabaya ini membahas dukungan UKM dalam berkontribusi pada perekonomian. Dimana selain konsumsi kaum milenial, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) juga merupakan kontributor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. UKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang memainkan peran penting dalam menciptakan lapangan kerja, mendorong ekspor, dan berkontribusi pada Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB).

Agar UKM dapat terus memberikan kontribusi besar pada perekonomian, mereka harus mampu mengoptimalkan bisnis untuk pertumbuhan dan ekspansi usaha. Digitalisasi akan membantu mereka untuk mencapai tujuan tersebut dan menjadikan bisnis tetap kompetitif. Melalui penggunaan teknologi, UKM akan mampu mengotomatisasi berbagai proses operasional bisnis dan meningkatkan produktivitas untuk membebaskan sumber daya lainnya yang lebih berharga serta berfokus pada pengembangan bisnis inti untuk meningkatkan kinerja perusahaan, seperti memperbaiki kualitas layanan nasabah.

Untuk membantu UKM mendapatkan manfaat dari ragam solusi digital, UOB menawarkan solusi manajemen bisnis terintegrasi yang berbasis cloud, UOB BizSmart. Solusi ini membantu UKM menjalankan berbagai aktivitas bisnis mereka secara lebih efisien seperti e-invoicing, accounting, human resource management dan customer engagement. Solusi ini menyediakan UKM dengan informasi serta data berbasis digital yang dapat membantu bisnis mereka tetap kompetitif, tumbuh dan berkembang lebih efektif.

“Indonesia diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan positif, kami mengantisipasi tingkat pertumbuhan yang tetap rendah sebesar 0,1 persen dari tahun ini hingga 2020, seiring dengan ketegangan hubungan dagang yang terjadi di tingkat global. Reformasi ekonomi yang diterapkan pada akhir siklus komoditas belum menampakkan hasil yang utuh bagi Indonesia. Pada jangka menengah, faktor-faktor seperti reformasi keberlanjutan di bidang ekspor manufaktur dan kebijakan investasi, serta pembelanjaan fiskal yang hati-hati akan membantu menjaga ekonomi dalam mencapai target pertumbuhan pemerintah sebesar 6 persen di tahun 2024,” ujar Enrico Tanuwidjaya Ekonom UOB Indonesia, Rabu ( 28/8/2019)

Selain itu, berdasarkan data riset ekonomi UOB Indonesia tentang tingkat pendapatan berbagai segmentasi populasi antara tahun 2019 hingga 2020 pendapatan riil kaum milenial di Indonesia tumbuh sebesar 8,6 pesen pertahun.

Enrico juga menambahkan kaum milenial indonesia dewasa ini menghabiskan hingga 50 persen pendapatannya pada gaya hidup 4s yaitu sugar (makanan dan minuman) skin (perawatan dan kecantikan) sun (liburan dan screen konsumsi layar digital.

Menjawab pertanyaan wartawan Kevin Lam Presiden Direktur UOB Indonesia mengatakan mereka mendukung penuh berlangsungnya kegiatan UMKM di Indonesia. Dengan program bisnis digital diharapkan mampu membantu pertumbuhan perekonomian kaum milenial dan 500 ribu nasabah UOB di Indonesia.

Pada kesematan ini Kevin juga menjawab tentang kaum milenial di Medan yang cukup kreatif dan pantas mendapat dukungan.

Seperti bidang komoditi kopi yang di perankan oleh generasi milenial, dengan memnfaatkan berbagai promo menggunakan dunia digital sosial media, hal ini cukup baik untuk menopang perrumbuhan perekonomian. (Res)

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Donasi Tanpa Kas Masjid, Haji Teuku Soelaiman Rasakan Ketenangan Batin

Berita

LIPPSU Salurkan 300 Paket Sembako untuk Kaum Duafa di Medan dan Aceh Tamiang

Berita

Duka Simanguntong dan Kegagalan Tata Kelola PETI di Mandailing Natal

Berita

Jelang Idulfitri 1447 H, Prabowo Terima Kunjungan Megawati di Istana Merdeka

Berita

Di Penghujung Ramadan, Dua Sahabat Jurnalis Kenang 25 Tahun Kebersamaan dan Komitmen Profesionalisme

Berita

RAMADHAN KE-29, BAKOPAM SUMUT BAGIKAN TAKJIL DAN SEMBAKO UNTUK PEKERJA JALANAN DI MEDAN AREA