Deliserdang – Pabrik jamu ilegal berdiri di Tembung, Kab Deliserdang. Dari informasi di lapangan, pabrik jamu itu berdiri tanpa ada izin dan tak jelas nama PT nya. Jamu yang diproduksi tersebut kabarnya dipasarkan ke manca negara, tak hanya itu, kabarnya bahan baku yang digunakan juga termasuk jenis berbahaya.
Pantauan wartawan dilokasi, sepintas masyarakat disana tidak tahu kalau itu awalnya pabrik jamu, karena disitu tertulis baliho kantor redaksi koran tipikor. Dalam proses pengangkutan barang, tampak aparat membackup disana.
“Dulu saya pernah datang ke pabrik jamu itu untuk memastikan kegiatan produksi disana. Tapi pas saya datang saya langsung dihadang sama aparat yang membackup usaha itu,” ujar Bobi salah satu warga disana.
Menurutnya, dari info yang didengar usaha jamu itu berproduksi dari pagi sampai malam. Pekerjanya kebanyakan orang luar alias bukan asli warga sekitar.
“Kurang lebih ada 20 orang pekerjanya, mereka kerja pakai sip, sip pagi dan malam,” terangnya.
Sementara itu Kades Tembung, Misman, saat dikonfirmasi mengaku masalah izin usaha memang tidak ada lapor ke dia. Dirinya hanya sekedar mengetahui kalau disitu ada pabrik jamu.
“Waktu itu pemiliknya bilang ke saya ini tempat mau dibuat jadi produksi jamu, itu dikatakannya waktu proses jual beli rumah dengan pemilik rumah sebelumnya. Masalah izin belum ada pemberitahuan ke saya,” katanya.
Hal senada juga dikatakan Tutur selaku RT disana. Menurutnya, sampai sekarang belum ada laporan ke dirinya soal pabrik pembuatan jamu disini. Padahal usahanya itu bertepatan pas didepan rumah RT.
“Mereka gak pernah lapor ke saya sampai sekarang, saya taunya pabrik jamu ini dari cerita warga sini,” kata RT.
Dikatakannya, setiap masuk barang dan keluar barang selalu dijaga aparat. Dia menilai proses produksinya seperti terselubung. Karena warga disini tidak pernah melihat kemasan asli jamu tersebut.
“Yang saya tau semua barang yang akan dikirim dibungkus dalam kardus besar dan diangkut dengan mobil pengantar barang titipan kilat. Kabarnya barang itu dikirim lewat pelabuhan belawan,” terangnya. (W07)