HALOMEDAN.CO – Pagelaran Asia-Pasific Rally Championship (APRC) 2019 yang berlangsung selama dua hari (27-28 Juli) di Rambongsialang, Serdangbedagai, berjalan dengan sukses. Even ini tentunya mendapat respon positif dari para pereli dan masyarakat. Setidaknya, acara ini berhasil mendongkrak sekaligus membangkitkan perekonomian masyarakat dan industri pariwisata Sumut. Kedepan, pemerintah Sumut menargetkan APRC bisa masuk dalam even kalender tahunan.
Hal ini seperti dikatakan Wagubsu, Musa Rajeckshah, Minggu (28/7/2019). Pria yang akrab disapa Ijeck, merasa even kali ini sukses, bukan hanya dari sudut pandang relinya saja, tetapi juga dari sisi masyarakat. Menurutnya selain secara ekonomi, masyarakat juga sangat terhibur dengan adanya event ini.
“Tak sedikit yang saya dengar pedagang dari sekitar Rambongsialang terbantu secara ekonomi, yang mereka dagangkan habis semua. Bahkan bukan hanya sekitar Rambongsialang, ada yang datang dari daerah-daerah lain. Selain itu masyarakat juga terhibur, penontonnya sangat luar biasa banyak,” tambah Musa Rajekshah.
Menurutnya, suksesnya acara ini akan menjadi nilai positif pada Sumut terutama pariwisata. Dengan keberhasilan acara seperti ini, Sumut akan mendapat kepercayaan untuk menggelar even yang lebih besar.
“Meningkatkan kunjungan wisatwan adalah tujuan utama kita, salah satunya dengan cara seperti ini. Acara ini saja sudah menyedot banyak wisatawan, apalagi nanti kalo kita bisa menggelar ajang yang yang lebih besar seperti WRC. Itu besar potensinya karena kita sudah pernah menjadi tuan rumah WRC. Sehingga kita berencana akan memasukkan even ini dalam kalender tahunan Sumut.” katanya.
Dalam waktu dekat ini Sumut kemungkinan akan menjadi tuan rumah Kejurnas Reli pada bulan Oktober. IMI juga berupaya Sumut akan menjadi tuan rumah Word Rally Cahmpionshio 2020.
Sejauh ini Sumut memiliki lokasi arena balap sangat baik, mulai dari Medan hingga Danau Toba. Kedepan Ijeck mengaku akan lebih memilih arena di daerah Danau Toba. Lokasi itu dipilih sekaligus untuk mempromosikan keindahan Danau Toba ke manca negara.
“Dengan suksesnya acara ini, kita harapkan FIA memberikan kepercayaan kepada kita untuk menjadi tuan rumah WRC 2020,” harap Ijeck.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, sedikitnya APRC 2019 diikuti 62 peserta. Pereli terbanyak berasal dari Sumut dengan jumlah 26 pereli, disusul DKI Jakarta 17 pereli, kemudian Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur dan Bali. Sedangkan pereli asal Italia Fabio Friziero juga ambil andil di APRC kali ini. (W07)