HALOMEDAN.CO – Kejurnas rally Indonesia dan APRC 2019 resmi ditutup Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah di Alun – alun Pemkab Deliserdang. Penutupan ini sekaligus menandakan finish akhir para pereli.
Musa mengatakan selama kejurnas yang berlangsung dua hari berjalan sukses dan lancar. Pria yang akrab disapa Ijeck itu mengatakan APRC yang terkahir kali dilaksanakan di Indonesia pada 2001 ini, berkat perjuangan pengurus IMI bersama pebalap senior seperti Rifat Sungkar. Menurut ijeck kejuaraan berskala internasional akan terus digalakkan untuk semua cabang olahraga dalam meningkatkan jumlah wisatawan terutama mancanegara datang ke Sumut.
“Kegiatan internasional tidak hanya cabang reli, tapi kegiatan cabang olahraga lainnya berskala internasional bahkan dunia kami harapkan di zaman pak Edy Rahmayadi memimpin ini diharapkan banyak event – event internasional yang datang ke Sumut. Khusunya di daerah Danau Toba bisa dijadikan ajang kegiatan reli seperti yang pernah dilakukan beberapa tahun yang lalu,” harap Ijeck.
Sementara ketua IMI pusat Sadikin Aksa mengatakan, setelah Indonesia absen lebih dari 18 tahun sebagai tuan rumah pelaksana kejuaraan yang dirancang FIA, kali ini Sumut menyelenggarakan APRC 2019.
“Pertama kali lagi dalam sejarah kita teli di Indonesia diikuti oleh peserta 60 lebih. Terima kasih saya ucapkan kepada Rifat Sungkar yang sudah merancang kejuaraan ini. Juga terima kasih kepada pak Ijeck yang turut mengusahakan Sumut menjadi tuan rumah APRC,” ucapnya.
Lebih lanjut Sadikin Aksa menegaskan, dengan suksesnya kejuaraan APRC dan kejurnas reli putaran pertama dan kedua di Sumut, pihaknya berjanji akan kembali memutar seri ketiga dan keempat kejurnas reli 2019 di Sumut.
“Insya Allah kejurnas rally untuk found III dan IV kembali lagi ke Sumut. Untuk menjaga momentum pebalap baru dari Sumut dan seluruh Indonesia, kami dari IMI pusat akan mengembalikan kejuaraan seri III dan IV ke provinsi Sumut,” tegasnya.
Menurut Sadikin, dengan terselenggaranya APRC di Indonesia, tentu menjadi cikal bakal untuk mengembalikan kejuaraan dunia rally Championship di Indonesia untuk bisa dilaksanakan di Sumut. “Kami berharap masyarakat dan pemerintah Sumut bisa kembali membawa kejuaraan ini ke Indonesia,” harap Sadikin.