HALOMEDAN.CO – Pereli Indonesia, Rihan Variza tampil sebagai juara pada Asia Pasific Rally Championship (APRC) 2019.
Rihan Variza yang berpasangan dengan navigator Andy Rendy tampil sebagai juara setelah mencatat waktu 2.05.39.0 detik dari 10 special stage (SS) dengan total jarak tempuh 169,53 km.
Sementara peringkat kedua diraih Priamanaya Djan dengan navigatornya Hade Mboi dengan catatan waktu 2.19.38.2 detik. Serta posisi ketiga ditempati pereli Indonesia lainnya Aldrian Suwandi/Remy Capri dengan waktu 3.48.28.5 detik. Sementara pereli Italia Fabio Friserio/Giovani Agnese dengan total catatan waktu 4.25.53.2 detik harus puas diperingkat keempat.
Juara APRC 2019 seri V, Rihan Variza mengaku sudah melakukan persiapan matang selama tiga bulan menghadapi APRC. Dirinya bersyukur bisa meraih hasil terbaik dan mendominasi di hari pertama dan kedua. “Kita memang persiapan dari tiga bulan kemarin, menghadapi APRC ini, dan kebetulan Indonesia ada. Sekalian kita bikin mobil. Mobil sudah jadi, kita main disini, Alhamdulillah hasilnya baik,” akui Rihan.
Terkait Medan lintasan di perkebunan Lonsum, Rihan mengakui tingkat kesulitan cukup bervariasi. Mulai dari beragam karakter tanah di setiap Special Stage. Belum lagi panasnya cuaca tentu menguras stamina para pereli.
“Cuaca di sini sangat panas sehingga persiapan stamina memang harus diperhatikan. Jadi, prepare juga sangat kita perhatikan. Di sini kita yang utama adalah persiapan yang matang. Rambung Sialang unik ya, kesulitannya itu bervariasi karakter tanahnya ada pasir ada tanah. Jadi, asyik deh. Orang bule juga bilang unik katanya. Sekaligus menantang,” akui Rihan.
Terkait lanjutan seri ke VI APRC yang bakal berlangsung di Jepang pada Agustus mendatang, Rihan masih akan berembuk terlebih dahulu bersama tim. “Kalau APRC ini belum tahu lanjut atau tidak karena ini yang pertama. Masih dibicarakan ikut atau nggak seri di Jepang nanti kan. Masih didiskusikan. Masih berembuk berangkat ke Jepang atau nggak gitu loh,” jawabnya.
Rihan pun berharap pencanangan Indonesia melalui Provinsi Sumut menjadi tuan rumah WRC bisa terealisasi. “Kita sangat mendukung arahan dari pak gubernur dan wakil gubernur Sumut untuk Indonesia menjadi tuan rumah WRC. Semoga terealisasi,” harapnya.