Subhan Aksa Juara Seri I dan II Kejurnas Rally Indonesia 2019

Administrator - Minggu, 28 Juli 2019 16:10 WIB

HALOMEDAN.CO – Pereli asal Sulawesi Selatan Subhan Aksa masih mendominasi hasil seri I dan II di Kejuaraan Nasional Reli Indonesia 2019, yang berakhir di perkebunan Lonsum Rambung Sialang Estate, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (28/7) sore.

Setelah memimpin di seri I pada Sabtu (27/7), pereli senior ini kembali mempertahankan dominasinya di seri II. Pereli yang membawa bendera FBRT Sport bersama navigatornya Mago Sarwono berhasil mencatatkan total overall 46 menit 07 koma 6 detik.

Runner up diraih juara kejurnas tahun lalu, Ryan Nirwan dengan navigatornyw Garindra mencatat waktu overall 46 menit 14 koma 1 detik. Kemudian posisi ketiga diraih Rizal Sungkar bersama navigatornya Edwin Nasution dengan waktu overall 46 menit 45 detik.

Sementara peringkat keempat ditempati Rihan Vahira/Andi Randy dengan waktu overall 47 menit 21 koma 2 detik. Serta posisi kelima ditempati Pramanaya Djan dengan navigatornya Hade Mboi dengan catatan waktu overall 48 menit 23 detik.Sementara pereli Sumut Ijeck bersama navigatornya Heri Kuntoyo mencatatkan waktu overall 49 menit 4 koma 1 detik. Ijeck juga menjadi pereli Sumut yang mencatatkan waktu terbaik di seri ke II.

Usai penyerahan hadiah kepada seluruh peserta, Subhan Aksa mengaku meski pada seri I sempat mengalami masalah pada ban dan juga as roda, namun pereli berusia 32 tahun itu sukses mempertahankan dominasinya hingga finish di SS 10, yang merupakan SS terakhir di seri II.

“Jadi kemarin itu kebetulan saya mencoba untuk nge push tapi ternyata kurang beruntung, karena mengalami dua pecah ban di SS 1 kemudian pecah lagi di SS 4. Kemudian juga as roda sempat putus juga tiga kali. Jadi, kemarin sih cukup kurang enaklah. Jadi, kita cuma maksain aja supaya sampai finish di waktu di seri ke II ini,” akui Subhan.

Suami dari pebalap wanita Indonesia Alexandra ini mengaku pada kejurnas rally tahun ini tantangan berbeda dari sebelumnya. Jika dahulu balapan di lintasan Rambung Sialang selalu diguyur hujan, namun kali ini track lintasan kering. Kondisi ini menurut Subhan menjadi kemudahan bagi pereli dalam memacu laju kendaraannya, meski di satu sisi risiko kecelakaan semakin tinggi.

“Sebenarnya tahun – tahun sebelumnya mungkin lebih sulit ya karena sebelumnya kita tahu hujan terus. Kalo tahun ini kebetulan terang banget tapi panas panas banget karena itu kejadian – kejadian di tahun ini mungkin lebih santai dibanding kemarin. Karena kalau hujan speed juga gak terlalu kencang kan. Tahun ini karena kering jadi bisa full tapi kalau gak hati – hati kejadiannya lebih parah,” akui adik dari Sadikin Aksa.

Terkait dominasi pereli Indonesia dibanding pereli Italia di seri ke V APRC 2019, diakui Subhan hal itu wajar. Mengingat hampir sebagian besar pereli nasional sudah mengenal lintasan dan struktur tanah di perkebunan Lonsum.

“Alhamdulillah, kebetulan pereli Indonesia masih di atas dari pereli Italia. Kemudian sebabnya salah satunya beliau mengalami trible pada track kemarin, jadi tidak bisa melanjutkan. Kemudian mungkin pereli kita lebih tahu Medan, lebih tahu karakter sirkuitnya, jadi kita masih bisa main aman gitu loh. Sehingga pada akhirnya pada APRC hasilnya untuk pereli Indonesia,” ujarnya.

Di satu sisi, Subhan sangat mendukung jika Indonesia kembali mencanangkan sebagai tuan rumah World Rally Championship pada tahun 2022, yang terakhir kali dipercaya pada tahun 1996 dan 1997.

“Saya rasa cukup baik ya kalau memang diadakan lagi WRC di sini. Saya juga dapat kabar tadi katanya mau November mau ngadain kejurnas seri III dan IV di Sumut. Mungkin tracknya katanya di Aek Nauli atau payah pinang. Kalau Aek Nauli track WRC,” beber Subhan.

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Berita

Warga Meninggal, Ketua Pewarta Melayat dan Berikan Bantuan

Berita

Bakopam Bersama Polda Sumut Sukses Gelar Desiminasi Pemilu Damai 2024 di Kota Sibolga

Berita

Kapolsek Tegaskan tidak Ada Judi Tembak Ikan di Wilkum Polsek Delitua

Berita

Polda Sumut Atensi Kasus Pelemparan Bom Molotov Ke Rumah Wartawan di Pancur Batu

Berita

GKN di Pemukiman Padat Penduduk, Satresnarkoba Polrestabes Medan Tangkap Pengedar Narkoba

Berita

Polres Madina Bakar Ganja Hasil Operasi Oktober- Desember 2023