MEDAN I halomedan.co
Lelang jabatan 16 OPD yang memasuki pengambilan tiga besar pejabat yang terpilih diharapkan Panitia Seleksi agar fair dan jangan mau diintervensi pejabat tinggi Pemprovsu. Dan kalau itu terjadi benar bahwa pejabat yang terpilih nantinya dicurigai titipan dan pesanan.
Seperti halnya pada hari ini, Senin (8/7). seluruh 101 pejabat yang lulus seleksi makalah akan memasuki seleksi tahapan pshykotest. Pansel diharapkan jangan bermain-main karena kedekatan, titipan dan hubungan kekeluargaan. Demikian ditegaskan Ketua Lemabaga Independen Pengamat Pembangunan Sumatera Utara Azhari Am Sinik, Minggu (7/7).
Menurutnya, Seperti analisis, rekam jejak dan pantauan yang kami ketahui, bahwa seperti RS Prof Dr Ildrem ada tiga nama yang layak masuk tiga besar yakni, Suci Hayati yang merupakan isteri dari Dirut Rs Jiwa yang sudah nonjob Chadra Syafii menurut laporan jarang masuk dan kurang disiplin dalam bekerja.Kemudian Wahid yang merupakan Wakil Direktur RS Haji Medan yang diketahui menguasai manajemen RS jiwa Medan dan pernah menjadi Wadir di RS Jiwa tersebut sehingga Gubsu agar mempertimbangkannya.
Begitujuga dr Aris Yudhariansyah Kadis Kesehatan Labuhan Batu, memiliki rekam jejak yang kurang baik karena diduga terlibat dugaan korupsi dan pengangkatan TKS tanpa sepengetahui Bupati dan Wakil Bupati Asahan.
Begitu juga di Inspektur yang layak Ifdal, Konstantin Siboro, Lasro Marbun yang juga mantan Kadisdik DKI. Untuk jabatan Asisten Pemerintahan yang memiliki rekam Jejak baik ialah Alia Gani Manurung, mantan Sekda Labuhan Batu Edi Sampurna Rambey, dan Saiful Bahri Siregar). Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan yang berpeluang Basarin Yunus Tanjung yang juga Kabiro Otda, Hamdani Hasibuan, M Khafi.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, yang layak dipertimbangkan Gubsu adalah Damar Wulan, Hasmirizal Lubis. Begitujuga untuk Kepala Badan Kepegawaian Daerah. Yang memiliki jejak rekam baik adalah Abdullah Khair Harahap yang sekarang Kabid Mutasi BKD memiliki pengalaman di BKD puluhan tahun sehingga mengetahui betul manajemen kepegawai dan layak jadi kepala BKD.Faisal Arif Nasution yang juga Kadibud Deliserdang juga Ketua IMI Sumut, kita berharap jangan ada titipan dari pejabat tertentu dan lainnya. Syahruddin Lubis dan Wasito juga memiliki pengalaman dan rekam jejak yang baik.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset M. Ismail Parenus Sinaga, Raja Indra Saleh dan Zulkifli yang juka Sekda Labusel. Dalam rekam jejaknya Raja Indra Saleh cukup baik dan mengetahui tata kelola BPKAD , karena selama ini dianya sebagai Sekretaris BPKAD. Sementara lainnya diduga tidak sesuai bidang akademiknya.
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi ada tiga orang yang layak Baharuddin Siagian, Riswan dan Suib Ritonga, namun yang memiliki jam terbang yang tinggi adalah Baharuddin Siagian yang sudah puluhan tahun di Dispenda yang saat ini BPPRD sehingga mengetahui seluk beluk keuangan daerah dan pendapatan daerah.
Selanjutnya JPT Pratama Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang yang layak jadi pertimbangan Gubsu adalah Alfi Syahriza, Ardan Noor, Endar Sutan Lubis, Iswahyudi.
Dinas Kesehatan Afwan yang sudah lama menjadi Kabid di Dinkes, Alwi Mujahit Hasibuan juga sudah lama namun tidak menguasai Dinkes Sumut karena berasal dari luar daerah. Dan N. G. Hikmet punya pengalaman di dinkes.
Di Biro Umum dan Perlengkapan, Achmad Fadly, Erman Berita Hasayangan Harahap, Ita savitri layak dipertimbangkan.
Kepala Biro Humas dan Keprotokolan. Nama Hendra Dermawan Siregar tidak asing lagi di biro humas dan keprotokolan karena sudah pernah jadi kabag keprotokolan sehinngga layak jadi pertimbanhan.
Kepala Biro Hukum Laksamana Putra Siregar dan Romoden Lubis layak dipertimbangkan. Romoden Lubis sangat layak selain menguasai bidang hukum juga sudah banyak jabatan yang diembannya menjadi pejabat eselon III. Kita berharap Gubsu dan wagubsu benar-benar menempatkan pejabat sesuai dengan bidangnya jangan sampai lelang jabatan hanya ecek-ecek alias sudah ada pengantinnya, tegasnya. (W03)