Pertama Kali Organisasi Pewarta Foto Medan Laksanakan Upgrading Anggota Muda

Administrator - Minggu, 23 Juni 2019 12:21 WIB

Langkat- halomedan.co

Komunitas Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan mengadakan upgrading untuk para anggota di Sei Binge, Langkat pada 22-23 Juni 2019. Selain pembekalan materi, acara upgrading ini disertai dengan pengobatan gratis untuk warga sekitar bekerja sama dengan Tim Bantuan Medis (TBM) Fakultas Kedokteran UISU Medan.

Ketua PFI Medan, Rahmat Suryadi mengatakan upgrading ini merupakan pertama kali dilakukan dalam organisasi PFI seluruh Indonesia.

“Karena kita ingin membekali para anggota tentang ilmu fotografi. Sehingga, nama PFI Medan tetap harum dan sesama anggota tetap kompak,” ujarnya.

Dijelaskannya, setiap anggota PFI Medan harus mengetahui tentang dasar-dasar dan kode etik fotografi jurnalistik. Karena ini akan menjadi modal awal dan pekerjaannya.

Setidaknya, dengan menyadari hal tersebut akan memudahkan para anggota memahami hak dan tanggung jawabnya sebagai fotografer dan jurnalis sekaligus.

“Oleh karena itu, para pemateri yang kita pilih adalah anggota kehormatan PFI Medan yang juga berprofesi sebagai pendidik,” jelasnya.

Adapun pemateri dalam kegiatan ini yaitu, Harus Wijaya yang merupakan dosen di Universitas Sumatera Utara yang mengangkat tema tentang dasar-dasar fotografi jurnalistik dan Said Harahap yang merupakan dosen di Universitas Muhamadiyah Sumatera Utara yang mengangkat tema tentang kode etik fotografi jurnalistik.

Selain upgrading, sebagai wujud kontribusi kepada masyarakat, bekerja sama dengan TBM UISU, acara ini juga diisi dengan pemberian pengobatan gratis untuk masyarakat sekitar.

Koordinator TBM UISU, M Rahmani mengatakan ada berbagai fasilitas yang dilakukan dalam pengobatan gratis ini, seperti konsultasi kesehatan, periksa tensi, gula darah, asam urat, kolesterol, dan lainnya.

“Ini pertama kali kerja sama kita dengan PFI Medan, dan kita sangat senang karena langsung ke daerah-daerah,” ujarnya.

Dijelaskannya, dalam pengobatan gratis ini, pihaknya banyak menemukan banyak penyakit regenatif, seperti hipertensi, kolesterol, dan lainnya.

“Selain itu, dari hasil pemeriksaan kita, banyak warga yang kurang peduli dengan asupan yang mereka makan. Karena itu, banyak juga warga yang kita berikan vitamin,” tambahnya.

Selain itu, ada satu warga yang diperkirakan menderita kanker payudara. Oleh karena itu, pihaknya menyarankan untuk segera berobat di Puskesmas sehingga mendapatkan rujukan ke rumah sakit tipe B. Dan dilanjutkan ke RS Adam Malik Medan untuk dilakukan operasi.

“Untuk tahap awal ini, kami duga kanker payudara. Oleh karena itu, kita sarankan agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh,” ungkapnya.

Sementara itu, warga sekitar yang ikut acara program pengobatan gratis, Mama Ade (50) mengatakan rasa senang dan terima kasihnyaatas kegiatan pemeriksaan gratis ini. Dirinya berharap, agar acara ini bisa dilaksanakan satu bulan sekali.“Ya kami senang dan baguslah kalo bisa setiap bulanpun dibuat seperti ini, karena jarang-jarang ada acara seperti ini,” terangnya. (rel)

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Sinyal Kuat dari Pusat: SOKSI Sumut All-Out Kawal Andar Amin Harahap Menuju Kursi Golkar 1

Berita

Program LCDI Terima Penghargaan di Forum RKPD Sumatera Utara 2027 Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan Rendah Karbon

Berita

Syamsul Arifin dan Politik Kepercayaan: Mengapa Ia Dikenang sebagai “Sahabat Semua Suku” di Sumatera Utara

Berita

Dinilai Tak Taat Asas, Komisi XIII Diminta Panggil Menteri Imipas Terkait Pemindahan Napi di Sumut

Berita

Integritas sebagai Inti Kepemimpinan

Berita

BAKOPAM Sumut Salurkan Santunan untuk Petugas Kebersihan di Program Jum’at Berkah