halomedan.com - Medan
Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 dimanfaatkan Direktur Yayasan Gracia Ecolab Garden, Maharawaty, untuk menggelar open house di kediamannya di kawasan Taman Polonia V, Jalan Ir. Juanda, Medan, Rabu (4/3/2026). Selain bersilaturahmi, acara tersebut juga diisi dengan perkenalan produk pupuk PATEN kepada para tamu undangan.
Kegiatan ini dihadiri sahabat, relasi, dan mitra kerja yang selama ini mendukung yayasan. Suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan di tengah dekorasi khas Imlek dan sajian makanan yang beragam.Maharawaty, yang akrab disapa Akiew, menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan yang terus mengalir. Ia mengatakan, Imlek bukan sekadar perayaan tahun baru, tetapi juga momentum untuk memperbarui semangat dan harapan.
"Pertemuan ini bukan sekadar merayakan tradisi. Saya berharap Imlek tahun ini membawa semangat baru bagi kita semua untuk terus berusaha, terus berbuat baik, dan tidak menyerah dalam keadaan apa pun," ujarnya.
Menurutnya, Tahun Kuda melambangkan daya juang, keberanian, dan semangat yang tak mudah padam. Nilai-nilai itulah yang ia pegang teguh, terlebih dalam perjalanan pribadinya menghadapi penyakit Kanker yang telah lama diidap.Ia mengakui, perjuangan melawan kanker bukanlah hal yang ringan. Namun, di tengah proses pengobatan yang dijalani, ia memilih tetap aktif menggerakkan berbagai program sosial dan pendidikan yayasan. Empat dekade berkecimpung di dunia pendidikan membentuknya menjadi pribadi yang meyakini bahwa hidup harus terus memberi makna selama napas masih berembus.
"Saya percaya, selama Tuhan masih memberikan saya kesempatan hidup, di situlah saya harus terus berjuang. Penyakit ini bukan akhir dari segalanya, justru menjadi pengingat agar saya lebih kuat, lebih sabar, dan lebih bermanfaat," tuturnya.
Wanita paruh baya dikenal cerdas itu juga mengutip filosofi Tiongkok yang menjadi pegangannya, "Mau tau zhen gong", yang bermakna ketekunan menuju keberhasilan. Ketekunan itu pula yang ia maknai dalam marganya, Ma—sebagai simbol semangat untuk terus melangkah, laksana kuda yang berlari tanpa ragu.Melalui perayaan Imlek ini, Akiew berharap semangat baru tidak hanya hadir bagi dirinya, tetapi juga bagi siapa pun yang tengah berjuang, baik dalam meraih cita-cita, mempertahankan usaha, maupun melawan penyakit.
Perkenalan Pupuk PATEN
Dalam kesempatan tersebut, Akiew juga memperkenalkan pupuk PATEN kepada para tamu. Ia menjelaskan bahwa pupuk ini merupakan pupuk organik berbasis teknologi nano yang mulai banyak digunakan petani sebagai alternatif untuk meningkatkan hasil pertanian.Menurutnya, kegiatan ini bukan semata-mata membuka peluang bisnis, tetapi juga sebagai bentuk edukasi tentang perkembangan teknologi pertanian di Indonesia.
"Melalui perayaan Imlek ini, saya ingin memberikan ruang edukasi agar masyarakat lebih memahami kemajuan teknologi di sektor pertanian. Ini sejalan dengan visi dan misi Yayasan Gracia Ecolab Garden yang berkomitmen pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi," jelasnya.
Sementara itu, Mariana selaku mentor dalam pertemuan tersebut menjelaskan, pupuk PATEN merupakan pupuk dengan teknologi nano terbaru yang berfungsi sebagai makanan siap saji bagi tanaman. Produk ini mengandung 13 nutrisi makro dan mikro esensial yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh optimal.
Pupuk ini bukan lagi merupakan unsur hara sehingga tidak membutuhkan proses fotosintesis. Nutrisi dalam pupuk ini telah berada dalam bentuk siap serap sehingga dapat langsung dimanfaatkan oleh tanaman.Menurut Mariana, teknologi nano yang digunakan dalam
Pupuk PATEN membuat nutrisi lebih mudah diserap oleh tanaman. "
Pupuk ini dirancang sebagai nutrisi siap serap, sehingga tanaman dapat langsung memanfaatkannya tanpa melalui proses penyerapan yang panjang seperti pada pupuk konvensional," jelasnya.
Aplikasi
Pupuk PATEN dilakukan melalui batang dan daun, bukan melalui tanah. Saat larutan pupuk menyentuh sel tanaman yang masih hidup, nutrisi akan langsung diserap dan masuk ke jaringan floem, kemudian didistribusikan ke bagian tanaman yang membutuhkan.
Mariana menambahkan, teknologi tersebut memungkinkan nutrisi yang terserap dapat mengaktifkan enzim katalisator dalam tanaman, sehingga proses penyerapan dan penyebaran nutrisi berlangsung lebih cepat. "Hal ini dapat membantu mempercepat pertumbuhan tanaman, meningkatkan serta memaksimalkan hasil panen, sekaligus memperpanjang usia dan masa produktif tanaman," ujarnya.Apabila digunakan secara benar dan teratur, tanaman juga berpotensi berbuah di luar musim dan berproduksi lebih berkelanjutan. Selain itu, karena nutrisi diberikan melalui daun dan batang, tanah yang selama ini rusak atau jenuh akibat penggunaan bahan kimia bertahun-tahun, pengaruh cuaca ekstrem, maupun penyerapan unsur hara yang berlebihan dapat mengalami pemulihan secara alami.
"Setelah tanah kembali pulih dan subur, tanaman akan memperoleh dua sumber nutrisi sekaligus, yaitu dari
Pupuk PATEN dan dari tanah yang telah kembali sehat. Kondisi ini tentu akan membuat hasil panen menjadi lebih optimal dan berkelanjutan," tutup Mariana.
Pupuk PATEN memiliki tiga varian, yakni Paten Hijau, Paten Imun, dan Paten Gold. Ketiganya dirancang untuk membantu meningkatkan hasil panen, menjaga kesuburan tanah, serta memperkuat ketahanan tanaman secara alami dan efisien. Produk ini dapat digunakan untuk tanaman hortikultura, tanaman jangka panjang, peternakan, hingga tambak.Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenaI produk ini dapat menghubungi nomor 081361466188 – 081375464748. (Rel)