MEDAN I HalomedanSiapa yang tidak sedih dengan seorang bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya, karena terlambat dilahirkan sehingga kritis dan dibawa ke sejumlah rumah sakit, namun apa daya selain biaya rumah sakit mahal serta hanya pakai Kartu Indonesia Sehat (KIS)serta juga tak ada alat disejumlah rumah sakit yang telah dihubungi membuat orang tua bayi tersebut tak berdaya dan bahkan dibola-bola rumah sakit dengan alasan ruang penuh.
dengan respon cepat yang diinformasikan kepada PCNU Kota MedanBurhanuddin, tanpa pikir panjang Ketua PCNU Medan didampingi Wakil Ketua PCNU Medan Abdulrahman Lubis dan pengurus PCNU Medan Azmi Hadly langsung membawa bayi malang tersebut ke Rumah Sakit Umum Siloam Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis malam(25/4). walaupun biaya rumah sakit yang begitu mahal di Rumah Sakit Siloam tersebut tak membuat Ketua PCNU Medan mengurungkan niatnya.malah sebaliknya meminta rumah sakit tersebut agar merawat bayi tersebut dengan sebaik-baik sampai sehat.
Ketua PCNU Medan Burhanuddin SE didampingi Wakil Ketua Abdulrahman ketika diwawancarai mengatakan, Sedaya upaya akan kita usahakan anak bayi yang malang dan butuh pertolongan tersebut akan kita bantu hingga sehat atas izin Allah SWT, ini adalah pertolongan Allah melalui umat yang peduli dan kerabat-kerabat yang memang respon dengan penderitaan si bayi tersebut. Sebagai Nahdliyin ingin menujukkan bahwa NU itu peduli dan respon atas penderitaan umat sehingga kita harus cepat membantunya dengan ridho Allah SWT, Ucapnya. kami tidak pandang biaya mahal di rumah sakit tersebut, akan tetapi kami hanya ingin meringankan beban warga yang tidak mampu dan butuh pertolongan, Ucap Ketua PCNU Medan sambil mengusap air matanya.siapa yang tak sedih melihat bayi yang masih merah dan dihadapkan dengan ketiadaan biaya dan lain sebagainya.
.”tentu kita akan sedih dan bahkan melihatnya saja kita tidak akan sanggup, ucapnya lirih. dengan kerelaan dan kepedulian PCNU Medan ingin bayi tersebut dapat tertolong semoga dapat sehat nantinya. tak lupa lami ucapkan kepada kerabat dan handaitolan yang peduli sehingga Allah SWT membalasnya dikemudian hari. Lebihlanjut Produser Film Romansa Danau Toba tersebut, Bukan tidak banyak warga yang kaya dan mampu disekitar kita, namun untuk yang namanya peduli dan respon bisa dihitung dengan jari.kedepannya NU akan selalu respon dan peduli terhadap kesusuhan umat terutama kaum dhuafa dan orang miskin, ucapnya. (W03