Bupati: Miskin Jangan Jadi Penghalang Gapai Cita-cita

Administrator - Rabu, 30 Januari 2019 05:49 WIB

MEDAN lKemiskinan dan kekurangan tidak menutup kemungkinan untuk menggapai cita cita, yang penting ada niat dkuatkan dengan tekad, serta kesungguhan.

“Setiap anak manusia tentunya bangga, jika rekam jejaknya diabadikan orang dalam sebuah buku, semoga ini dapat bermanfaat bagi kita semua, dan menginspirasi generasi berikutnya,” kata Bupati Batubara Ir Zahir MAP dalam peluncuran bukunya “Impian Bupati Zahir Sianak Petani” yang ditulis mantan Pj Bupati Batubara Saiful Safri di Hotel Madani Syariah, Selasa (29/1).

Zahir, tidak menyangka kalau dihari jadinya mendapat yang ke 50 tahun mendapatkan kado istimewa,” Saya tak menyangka saya dulu anak petani miskin, dari penjual kue dan penjual daun ubi dapat menjadi bupati,” kata Zahir.

Peluncuran buku yang juga bertepatan dengan HUT yang Ke-50 Zahir ini, dihadiri Kajari Batubara Mulyadi Sajean, Dandim 0208 As, Kapolres Batubara, Anggota DPRD Sumut, Ketua DPD PDIP Sumut Japorman Saragih, kepala OPD Pemkab Batubara dan anggota DPRD Batubara, Ketua ormas, Ketua OKP se-Batubara.

Prof DR Efendi Napitupulu,M.Pd yang mengupas secara teoritis buku setebal 137 halaman berisi 7 Bab ini, dimulai dari cover depan hingga kulit belakang. Menurutnya buku ini ditulis secara sistematis dan tidak membosankan pembacanya.

Penelaah kedua DR Parapat Gultom mengupas secara hipotesis kebermanfaatan buku ini ditulis. ” Hipotesa kita membuktikan bahwa 50 tahun kemudian Zahir membuktikan bahwa anak petani dari Air Hitam itu memang menjadi bupati,” beber Parapat Gultom.

Dikatakannya buku ini adalah salah satu referensi untuk memenangkan persaingan dalam jabatan politik. Berisi tentang bagaimana strategi, yang telah dibuktikan sukses dilakukan di Batubara.

Buku ini membuka secara transparan kiat-kiat sukses untuk menjadi bupati. Zahir yang religius menempatkan berserah diri kepada Allah Swt ditempat yang pertama sebagai faktor pertama. Kemudian mengenal daerah dengan baik berikut karakteristik penduduknya. Bergaul dengan ormas, OKP, mendekati anak perantauan, ” seharusnya ini disembunyikan, karena ini rahasia dan strategi,” kata Gultom.

Gultom mengapresiasi Zahir yang mau meluncurkan buku diawal pemerintahannya, menurutnya ini sesuatu yang langka, juga membuktikan ia terbuka pada masyarakat. ” Hendaknya bupati setiap tahun meluncurkan buku layaknya sebuah reportase atas visi misi, dan pencapaian – pencapaiannya,” kata Gultom. (jo)

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Sumut

MAVI Sumut Harap Dukungan DPRD untuk Sukseskan Kejurda Voli U-14

Sumut

Komunitas Salihara Arts Center bersama Grup Tari Asal Taiwan Hadirkan Islands sebagai Dialog Tubuh dan Identitas

Sumut

Ketua JMSI Sumut Apresiasi Kinerja Kasat Reskrim Polrestabes Medan

Sumut

Tapanuli Economic Forum 2026: Bank Sumut Hadirkan KUR BERKAH untuk Perkuat Ekonomi Inklusif

Sumut

Gerindra Sumut Bergerak Cepat, Warga Dipasung 4 Tahun di Medan Polonia Akhirnya Dievakuasi untuk Pengobatan

Sumut

Belajar dari Dunia, Membangun Pemerintahan Digital Indonesia