Gebyar seni budaya jawa warnai Hari Jadi Kota Medan ke 427 dilapangan Gajah Mada Jalan Krakatau Medan, Sabtu (22/7). Mulai dari seni budaya Jaran Kepang (kuda lumping), Reok Bambangan Cakil dan Gatot Koco Gandrungan.
Acara yang diprakarsai oleh Perhimpunan Wargo Jowo (Pendowo) itu, juga menyajikan musik gemelan dan kesenian jawa dari group Turonggo Siswo Budoyo.
Ternyata, kahadiran hiburan rakyat itu, telah menarik ribuan mata yang ingin menyaksikan budaya tradisional tersebut lebih dekat.
Selain warga, Gebyar seni budaya itu juga disaksikan Walikota Medan Dzulmi Eldin S MSi yang diwakili Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan Muhammad Husni, Ketua Dewan Kesenian Sumut Rianto Ahgly SH, Ketua Perhimpunan Wargo Jowo (Pendowo) Kota medan Ponidi MD, Sekretaris DPD Pondowo Kota Medan Budi Hariono, Srikandi Pondowo Kota Medan, pengurus Pondowo Sumut dan Medan, perwakilan dari Polrestabes Kota Medan, pemilik Rumah Bakery Suhardi SE, Ketua DPD Deliserdang Said A, Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Medan, para muspika Kecamatan Medan Perjuangan, mantan anggota DPRDSU Fraksi Demokrat Nurhasanah dan pengurus Laskar Merah Putih Medan Timur.
Dari awal pembukaan pukul 14:00 WIB hingga malam hari, pihak panitia akhirnya membuka acara, yang di awali dengan yel-yel “Medan Hebat, Seni Budaya Maju, Pendowo Adi Luhung”, disertai pembacaan tertib acara.
Dalam sambutannya, Ketua Dewan Kesenian Rianto Ahgly SH mengucapkan rasa terimakasihnya atas dukungan semua pihak, khususnya kepada pengurus Pondowo, hingga gelar seni budaya jawa dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Medan Ke-427 terlaksana dengan sukses.
Untuk itu, dirinya berharap, gebyar kesenian budaya jawa dapat mempererat persatuan dan kesatuan di Kota Medan.
Sementara itu, dalam sambutan Walikota Medan H T Dzulmi Eldin S MSi, yang diwakili Kepala Dinas Kebersihan dan pertamanan kota Medan Muhammad Husni menyebutkan, kedepan budaya Jawa harus lebih dilestarikan didalam kebudayaan kota Medan.
Kota Medan, ungkap Husni, sangat kaya dengan seni budaya. “Kami nyakin, Pendowo dapat membawa peradapan dikota Medan, yang selama ini masyarakat rindu akan kebudayaan tersebut,”paparnya. (Ind)