Hama Serang Padi Petani Samosir

Administrator - Jumat, 19 Mei 2017 09:29 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.halomedan.com/uploads/images/2017/05/padi.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u108920005/domains/halomedan.com/public_html/amp/detail.php on line 166

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u108920005/domains/halomedan.com/public_html/amp/detail.php on line 167

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u108920005/domains/halomedan.com/public_html/amp/detail.php on line 168

SAMOSIR|HALOMEDAN.CO

Ratusan hektar tanaman padi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Samosir mengalami kerusakan karena diserang hama penyakit jenis blest dan  ulat. Akibatnya terjadi kegagalan panen, jika hama tak dibasmi dengan penyemprotan pemutus hama.

Mendengar keluhan warga itu Pemkab Samosir melalui Dinas Pertanian melakukan gebrakan secara bergilir di tiap kecamatan dengan penyemprotan massal di lokasi persawahan yang saat ini sedang ditanami padi.

Hal ini dibenarkan Kadis Pertanian Samosir melalui Kabid Tanaman Pangan Holtikultura, Saut Manotar Manik didampingi Kepala Desa Garoga, Jannes Rumahorbo dan tokoh masyarakat Sitobu, Walman Siallagan saat memimpin gerakan penyemprotan antihama di Desa Garoga, Kecamatan Simanindo, Samosir, Kamis (18/5).

Penyemprotan massal tersebut juga dibantu para petugas penyuluh pertanian seperti Odorlina Siallagan, Dedi Sidabutar, Pukka Gultom dan sebagian petani hingga pengurus kelompok tani, agar penaggulangan pemberantasan hama tersebut tak menular ke lokasi pertanian jenis lainnya.

Menurut Saut, luasan pertanian padi sawah di Desa Garoga memiliki areal 83 hektar. Namun yang dikelola warga petani masih sekitar 73 hektar, karena dilanda musim kering alias gagal tanam 10 persen.

Gerakan aksi penyemprotan massal dilakukan atas laporan warga petani kepada kepala desa , PPL hingga Dinas Pertanian, sehingga dibentuk tim menanggulangi pemusnahan hama tersebut yang sudah dilakukan di beberapa kecamatan seperti di Kecamatan Palipi, Nainggolan, Onanrunggu, Pangururan, Simanindo dan kecamatan lainnya,”  jelas Saut.

Salah seorang petani, Ny Siallagan boru Sinambela dari Tuktuk Siadong, yang memiliki areal persawahan di sekitaran Sitobu  mengaku, tanaman padi yang akan menguning miliknya, diserang hama dengan dua jenis berbentuk ulat kering dan jenis lainnya menggulung di salah satu pucuk daun padi dan di batang yang merusak tanaman itu.(PN)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Sumut

Warga Meninggal, Ketua Pewarta Melayat dan Berikan Bantuan

Sumut

Bakopam Bersama Polda Sumut Sukses Gelar Desiminasi Pemilu Damai 2024 di Kota Sibolga

Sumut

Kapolsek Tegaskan tidak Ada Judi Tembak Ikan di Wilkum Polsek Delitua

Sumut

Polda Sumut Atensi Kasus Pelemparan Bom Molotov Ke Rumah Wartawan di Pancur Batu

Sumut

GKN di Pemukiman Padat Penduduk, Satresnarkoba Polrestabes Medan Tangkap Pengedar Narkoba

Sumut

Polres Madina Bakar Ganja Hasil Operasi Oktober- Desember 2023