Dinas Pariwisata Pemkot PSP Salurkan "BaLaSa"

Administrator - Rabu, 08 Juli 2020 08:31 WIB

PADANG SIDIMPUAN, Halomedan.co

Pemkot Padangsidimpuan melalui Dinas Pariwisata (Dispar) setempat menyalurkan bantuan paket BaLaSa (Bahan Pokok Lauk Siap Saji) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI), kepada tenaga kerja sektor pariwisata yang terdampak Covid-19, pada Senin 06 Juli 2020.

Mewakili Wali Kota Asisten I dan Plt kadis Pariwisata kota Padangsidimpuan secara simbolis menyerahkan bantuan kepada penerima bantuan. Total ada 357 paket yang siap disalurkan, dipusatkan di area Kolam Kaisar, Joring Natobang, Kec. Angkola Julu, dengan disaksikan pihak kepolisian.

“Paket bantuan yang kita salurkan ini berasal dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Setiap bantuan dipaket dalam dos yang berisi beras dan makanan siap saji tanpa bahan pengawet. Jadi tingkat kadaluarsanya cepat jadi harus didistribusikan secepatnya,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Mei Jenni Harahap, S.Sos, MM, menjawab wartawan.

Dijelaskannya, untuk Kota Padangsidimpuan hanya menerima kuota sebanyak 357 paket bantuan dari 412 data calon penerima yang diusulkan pihaknya ke kementerian, data hasil penjaringan ke lapangan sebelumnya.

“Jumlah itu kita akumulasi dari hasil pendataan pada saat menjelang bulan Ramadhan kemarin, dengan cara mendatangi langsung tempat atau lokasi usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Kota Padangsidimpuan,’ ujarnya.

Sayangnya disaat pendataan itu, menurut Mei Jenni, banyak lokasi usaha berbasis pariwisata dalam kondisi tutup atau tidak beroperasi. Hal ini menjadi salah satu faktor kesulitan pihaknya untuk bisa mendapatkan data menyeluruh.

“Meski kuota tersebut terbilang tidak ideal atau belum mengakomodir seluruh calon penerima, distribusi paket bantuan yang diterima ini patut kita syukuri. Mengingat tidak semua daerah di Indonesia memperoleh jatah,” sebutnya.

Adanya 357 paket bantuan berisikan beras 5 kg, minyak goreng dua liter, tepung terigu 1 kg, mie telur 200 gram dua bungkus, dan kentang kering 150 gram ini diharapkan dapat sedikit mengurangi beban dimasa pandemi.

“Sektor pariwisata adalah sektor yang paling pertama terkena dampak positif pandemi Covid-19. Jadi pemerintah sangat peduli untuk membantu seperti BaLaSa yang diberikan ke berbagai kabupaten/kota,” tutur Jenni.

Manajer SDM Hotel Mega Permata, Nafsi, disela mendampingi stafnya menerima bantuan mengaku menyambut baik kepedulian pemerintah terhadap beban kesulitan mereka di tengah menghadapi masa pandemi.

“Akibat pandemi Covid-19, pendapatan drastis menurun hingga berimplikasi kepada sejumlah karyawan yang harus dirumahkan. Dan seperti mereka-mereka yang disodorkan sebagai calon penerima bantuan,” ungkapnya. (red)

-=—

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Sumut

Kadis Perindag ESDM Sumut Dedi J Putra Harahap : "Semua Permohonan Langsung Kami Proses"

Sumut

RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Sumut

ABPEDNAS Sumut Klaim Sudah Terbentuk di 23 Daerah, Fokus Kawal Dana Desa dan Restorative Justice

Sumut

Sinergi ABPEDNAS Sumut-Kejari Deli Serdang: Persoalan Warga Desa Didorong Selesai Lewat Musyawarah, Bukan Pidana

Sumut

Soal Bentrok di Belawan, PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum

Sumut

Kejati Sumut Siap Bentuk Tim Telaah Dugaan Korupsi Dana Fiskal Rp15 Miliar di Binjai