Labuhanbatu I Halomedan.co
Dana pagu Anggaran Askesda yg bernilai ratusan juta bahkan sampai milyaran bersumber dari APBD Labuhanbatu TA 2018 sampai batas akhir Jan s/d Maret 2019 telah dicairkan oleh badan keuangan daerah kepada dinas kesehatan Labuhanbatu.
Karena untuk Anggaran Kegiatan Askesda dilabuhanbatu untuk dinas kesehatan telah berakhir sampai bulan Maret 2019.sedangkan dana yang telah diambil oleh dinas kesehatan menurut data yang dihimpun dimulai dari bulan Oktober TA 2019 sampai dengan Maret ,TA 2019 besar nya dana pagu Askesda yg telah diambil pihak dinas terkait masih enggan memberikan keterangan berapa jumlah nya.
Sewaktu dikonfirmasi beberapa hari yg lalu sekjen dinas kesehatan Faisal ST melalui selular mengatakan berapa bagian untuk membenarkan bahwasanya dana Askesda tersebut telah diambil dari BUD (bendahara umum daerah) besarnya jumlah dana Askesda yg telah diambil oleh bendahara kesehatan Faisal tak mengetahui,Faisal melanjutkan mengatakan memang benar bahwasanya dana Askesda tersebut sampai saat ini belum diserahkan kepada pihak puskesmas.
Ketika ditanya adanya dugaan pemotongan maka dana Askesda tersebut belum diserahkan kepada pihak puskesmas karena besarnya potongan dari dinas kesehatan konon katanya besarnya potongan yg dibuat oleh dinas kesehatan kepada semua puskesmas dilabuhanbatu sebesar 40 %dari besar total anggaran yg diterima oleh puskesmas dengan rin cian untuk kadis 20 ,% untuk sekjen 10 % dan untuk PPTK 10 %,sehingga sampai kini dana Askesda tersebut pihak puskesmas tak berani mengambilnya,
Faisal melanjutkan membantah bahwasanya sampai dengan saat ini beliau belum pernah ada menerima sepersenpun dari kegiatan Askesda tersebut,isu yg beredar yg mengatakan bahwasanya sekjen ada menerima 10% dari kegiatan Askesda kalau itu benar adanya beliau siap untuk mempertanggungjawabkannya .
kalau ditanya kembali kenapa dana tersebut kog belum diserahkan kepada pihak puskesmas itukan bukan saya pimpinan disini boleh ditanya langsung kepada kadis kesehatan Tinur bulan karena itukan sudah tupoksinya untuk memaparkannya jelas faisal.
Aku baru disini bertugas didinas kesehatan itupun atas perintah PLT Bupati sungguh berat untuk merubah dinas kesehatan ini agar lebih baik kedepannya bukan tak jarang saya harus bertengkar dengan bawahan saya karena masalah kerja mungkin itu dikarenakan SDH tak tahan karena sedikit banyaknya orang dilabuhanbatu kan sudah tau keadaan rekam medik saya bagaimana,makanya Faisal berharap dengan kata maaf agar rekan seprofesi ASN yg ada di Dinkes dapat memakluminya.terang Faisal.
Ketua LSM JPKP Zimmy Panjaitan 30/07/2019Terkait kegiatan Anggaran Askesda yg telah diambil dananya belum diserahkan kepada pihak puskesmas mengatakan apa dasar dinas kesehatan atas nama kadiskes Tinur bulan menahan dana askesda tersebut,itu harus ada penjelasan yg akurat dan mendetail.karna menurut aturan peraturan keuangan negara,daerah,atau pemerintah uang yg telah diambil oleh bendahara dinas pemerintah tidak boleh bertahan selama satu bulan apalagi masuk ke rekening kadiskes itu jelas telah melanggar ketentuan yg sebenarnya.apabilfatwa ini benar adanya,ini akan berakibat fatal jadinya,beber zimmy. Tinur bulan selaku kadis kesehatan acap sekali tidak berada di Dinkes selalu tidak berada ditempat.dihub via selular bahkan di SMS dan wa pun enggan memberikan komentar terkait anggaran Askesda . Diminta kepada PLT Bupati agar segera melakukan tindakan ke Dinkes mencari kebenaran dugaan apa yg terjadi sehingga dana Askesda tersebut belum juga dikucurkan kepada puskesmas .(Zap)