Medan | Halomedan.com
Nama
Datok Afit kian dikenal sebagai salah satu master of ceremony (MC) profesional di Kota Medan. Kiprahnya dalam membawakan berbagai acara berskala besar, baik di lingkungan pemerintahan maupun swasta, menjadikannya sosok yang diperhitungkan di dunia event.Dengan gaya pembawaan yang khas,
Datok Afit mampu memadukan kehangatan, kharisma, serta kepiawaian berpantun dalam setiap penampilannya. Pantun-pantun yang disampaikan tidak hanya sarat nilai budaya Melayu, tetapi juga dibumbui humor segar yang mampu mencairkan suasana dan menghibur para hadirin.Konsistensinya dalam mengangkat budaya Melayu menjadi ciri yang melekat kuat. Ia hampir selalu tampil dengan busana adat Melayu lengkap, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman. Gaya komunikasinya yang santun, namun tetap fleksibel, membuatnya mudah diterima oleh berbagai kalangan.
Terbaru,
Datok Afit dipercaya menjadi MC pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-59 Kota Medan. Penampilannya menuai apresiasi karena dinilai mampu menghadirkan suasana yang khidmat sekaligus hidup, sehingga acara berlangsung lebih berkesan.Dalam perjalanan kariernya,
Datok Afit berpegang pada prinsip hidup yang menjadi pijakan dalam berkarya:Budaya kita jaga,Budaya menjaga kitaBudaya kita angkat,Budaya mengangkat kitaZaman berkembang,Budaya terbilang.
Baginya, prinsip tersebut bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang diwujudkan dalam setiap penampilan di atas panggung.Dengan dedikasi dan kecintaan terhadap budaya,
Datok Afit tidak hanya berperan sebagai MC, tetapi juga sebagai penjaga sekaligus penggerak warisan budaya Melayu di tengah arus modernisasi. (red)