halomedan.com - Medan
Sosok MC profesional di
Kota Medan kembali mencuri perhatian publik. Datok Afit, yang dikenal luas sebagai pembawa acara dalam berbagai kegiatan besar, terus menunjukkan eksistensinya sebagai figur penting di dunia event, baik di kalangan pemerintahan maupun swasta, di dalam maupun luar
Kota Medan.
Dengan gaya khas yang memadukan kehangatan, kharisma, serta kepiawaian berpantun, Datok Afit mampu menghidupkan suasana dalam setiap acara yang dipandunya. Pantun-pantun yang ia bawakan tidak hanya sarat makna dan nilai budaya, namun juga kerap diselipkan humor segar yang mengundang tawa para hadirin.Konsistensinya dalam mengangkat budaya Melayu menjadi ciri utama yang melekat kuat. Dalam setiap penampilannya, Datok Afit hampir selalu mengenakan busana Melayu lengkap, memperkuat identitas budaya yang ia usung. Gaya komunikasinya yang santun namun tetap cair menjadikannya sosok yang mudah diterima oleh berbagai kalangan.
Baru-baru ini, Datok Afit kembali dipercaya tampil sebagai MC dalam acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-59
Kota Medan tahun 2026. Penampilannya mendapat apresiasi luas karena dinilai mampu mengemas acara religius tersebut dengan nuansa yang khidmat namun tetap hidup dan berkesan.
Sebagai seorang seniman dan pembawa acara, Datok Afit memegang teguh prinsip hidup yang menjadi landasan perjalanannya:Budaya kita jaga,
Budaya menjaga kitaBudaya kita angkat,Budaya mengangkat kita
Zaman berkembang,Budaya terbilang.
Prinsip tersebut tidak hanya menjadi semboyan, tetapi juga diwujudkan dalam setiap langkah dan karya yang ia tampilkan di atas panggung.Dengan dedikasi dan kecintaannya terhadap budaya, Datok Afit tidak hanya berperan sebagai MC, tetapi juga sebagai penjaga dan penggerak warisan budaya Melayu di tengah arus modernisasi. (w04)