Jakarta – Sari Yuliati, politisi Partai Golkar yang dikenal memiliki kekayaan fantastis, resmi menempati posisi Wakil Ketua DPR RI untuk sisa masa jabatan 2024–2029, menggantikan Adies Kadir.Kekayaan Sari bukan sekadar angka di laporan, melainkan bagian dari identitas politiknya. Berdasarkan LHKPN per Juli 2024, total harta kekayaannya mencapai Rp55,6 miliar, dengan sebagian besar berupa tanah dan bangunan strategis di Jakarta Selatan dan Bogor, serta koleksi kendaraan mewah seperti Mercedes Benz dan Toyota Fortuner.Tak hanya tajir, Sari juga memiliki pengaruh politik besar. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR, menangani isu hukum, HAM, dan keamanan. Di internal Golkar, posisi strategisnya sebagai Bendahara Umum DPP membuatnya memiliki kendali signifikan terhadap jalannya partai.Sari Yuliati bukan pendatang baru di politik. Wakil rakyat dari NTB II, yang meliputi Lombok hingga Kota Mataram, ini berhasil memenangkan kursi DPR dua periode berturut-turut (2019–2024 dan 2024–2029). Popularitasnya di dapil, ditambah sumber daya finansial yang besar, membuatnya menjadi salah satu figur politik paling diperhitungkan di Senayan.Kehadiran Sari di jajaran pimpinan DPR menegaskan satu hal: politik dan kekayaan bisa berjalan beriringan, dan bagi Sari, keduanya tampaknya menjadi modal kuat untuk mempengaruhi keputusan penting di tingkat nasional.rel