MEDAN I HALOMEDAN.COSudah lebih kurang sepekan kepergian Eky buah hati bunda indah selama dia hidup dan berjuang anak mama seorang pejuang yang selalu membela negara dan membela mama dalam fitnah.
“”Kebatilan dan menjadi insfirasi hidup mama. kamu tetap hidup nak sekalipun eky sudah menjadi Roh dan hidup dalam jiwa perjuangan, kesedihan dan langkah mama di manapun mama berada. Mama sangat menyayangimu nak, “ucap Ketua RKLA Hj Bunda Indah yang sudah ikhlas atas kepergian putra tercintanya kemarin.
Alm Risky Adiguna semasa hidupnya
Mama akan terus melanjutkan perjuangan mama sesuai amanah kamu sampai ajal menjemput mama.
Eky sebutan namamu anakku lahir dari rahimku inspirasi kehidupan dan kebaikanku dan nasehat-nasehat kamu nak dan setiap hari, jam, detik kamu selalu bersama mama dikesedihan dalam perjuangan dan dalam kegembiraan. aku sangat terpukul dan bersedih dan bersedih, karena aku ibumu mungkin banyak yang belum paham perasaanku tentang kepergianmu, karena kita pernah bicara berdua dalam komitmen pertarungan siapa duluan pergi di antara kita berdua nak. tapi merasa aku tak akan kehilang dirimu. karena kamu cuman berada dalam pelukan Allah SWT nak.
Karena aku manusia aku terkejut. kita sempat bertarung.. siapa diantara kita yang dahulu menghadap DIA (Allah SWT) jika kau sebut aku harus terus berjuang untuk umat, lalu engkau berhenti berjuang untuk diriku. Anakku diam-diam aku belajar darimu tentang kesabaran, tentang sangka baik, tentang menghadapi fitnahan dan tentang semua hal yang aku tak bisa dapat dari siapapun.
Hj Bunda Indah Keluarga saat takziah di makam alm Risky
Eky tetap hidup setelah kepergian ini, hidup mengiringi ruh keimanan ini tentang berbuat baik menjadi wasiat yang harus dilanjutkan dan izinkan semua perjuangan ini aku hibahkan untukmu anak terbaikku. nama dan baktimu terpatri lekat dalam perjuanganku Insya Allah Ridha Ilahi akan menjadi tujuan kita bersama. Bahagialah disana nak. Kasih ibu tidak akan pernah bisa dicerminkan pada apapun aku ibumu, aku melahirkanmu, aku menyayangimu aku mendoakanmu. Aku mendengarkanmu, aku setia pada kebaikanmu. Sayang Bunda untukmu. pusara keabadianmu menjadi semangatku hingga aku pun akan bersama dengan mu dengan ibuku ditempat yang kita rindukan bersama.
Pergi Dengan Tenang…
Sudah paham akan kepergiannya..Memberi wasiat agar kita terus berada dijalan Allah menjelang kepergiannya.Dia tidak mati hanya jasadnya yang pergi. Ingatan dan nasehatnya utuh diingatan kita. Butuh waktu untuk mengembalikan keadaan kita. Selama waktu itu berjalan, selama itu kita terus berpihak dijalan Allah.
Hj Bumda Indah saat do makam putranya Alm Risky, semoga diterima disisi Nya.Aamiin
bahwa segala amal kebaikan yang kita berikan atas ilmu dan ajaran yang diberikannya kepada kita akan menjadi amal jariyah baginya.
Semua persiapan kit di dunia kan memang untuk mempertegas persiapan di kehidupan selanjutnya. Bertemu dengan Allah SWT dan Rasulullah SAW.
bagaimanakah sabar dan mencari hakikat dari semua rencna Allah SWT ini. “selamat jalan anakku, Allah SWT lebih mencintaimu…(rel)