Medan, Selaku Ketua DPD Hanura Sumut Kodrat Shah yang hadir pada acara Bakti Sosial Bedah Rumah Warga yang digelar Partai Hanura Sumut, pasangan ERAMAS (Edy Rahmayadi-Musa Rajecksah) dan DPW Pemuda Pancasila Sumut, Minggu (14/1), menegaskan kepada seluruh kader partai Hanura di Summatera Utara untuk ikut memenangkan semua paslon cagubsu dan wacagubsu yang diusung Partai Hanura yakni ERAMAS. Serta paslon pilkada di 8 kabupaten/kota di Sumut seperti calon cabup, wacabup, calon walikota dan wakil walikota oleh diusung Partai Hanura.
“Kita wajib memenangkan semua paslon dari Partai Hanura. Kita sangat menjungjung tinggi akan komitmen ini harus betul-betul dilaksanakan,” tegas Kodrat Shah.
Lebih lanjut dikatakannya, “kepada kader Partai Hanura di Sumut, jangan pernah keluar dari komitmen ini. Bila keluar dari komitmen ini, saya akan melakukan tindakan tegas yang berupa pemecatan,” tegas Kodrat Shah.
Sementara itu, Calon Wagubsu, Musa Rajekshah yang didampingi Ketua DPD Partai Hanura Sumut, Kodratshah yang menyambangi rumjah kediaman Mariana, menyatakan rasa keprihatinan melihat kondisi tersebut.
“Semoga, bantuan bedah rumah DPD Partai Hanura Sumut, bisa bermanfaat bagi keluarga. Melihat kondisi rumah dari luar maupun dari dalam, kita sangat perihatin. Insya Allah, program yang serupa dilain waktu dilakukan DPD Partai Hanura Sumut bersama ERAMAS, terus berlanjut,” jelas Musa Rajekshah yang diamani Mariana dan beberapa warga Lingkungan XIII, Kelurahan Glugur Kota, Kecamagan Medan Barat.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Bahar Efendi mengatakan, kegiatan ini tidak hanya berisi pemberian bantuan bedah rumah. Namun juga bantuan lainnya. Seperti beras sebanyak total tiga ton, kalender dan kartu keanggotaan simpatisan DPD Hanura Sumut.
“Kita menyerahkan tiga ton beras, 300 kalender dan 101 kartu anggota simpatisan Hanura Sumut. Kemudian ada juga bedah rumah untuk orang yang kurang mampu,” kata Bahar.
Mariana : Seminggu Lalu, Saya Bermimpi
Mariana (37) warga Lingkungan XIII, Kelurahan Glugur Kota, Kecamatan Medan Barat, awalnya tak menyangka bakal mendapat rezeki.
Ibu beranak lima ini dipilih sebagai penerima bantuan bedah rumah yang digelar DPD Hanura Sumut dan ERAMAS.
“Awalnya, saya tidak menyangka mendapat rezeki bedah rumah yang digelar DPD Hanura Sumut dan ERAMAS,” sebutnya kepada SUMUT24, Minggu (14/1).
Lanjut Istri dari Ilham Budiman (40) yang kesehariannya bekerja serabutan ini menceritakan, sebelum mendapat/menerima bantuan bedah rumah, seminggu yang lalu, dirinya mendapat mimpi, jika akan ada suatau perubahan dengan rumahnya.
“Seminggu lalu saya ada mendapat mimpi, kalau rumah saya sudah berubah lebih layak lagi dari sekarang ini. Ternyata, Allah maha besar, dan membuktikannya kepada keluarga kami,” ujarnya dengan mata yang berkaca-kaca.
Mariana menceritakan, dengan kondisi yang serba pas-pasan, ia bersama suaminya, harus terus berusaha menghidupi serta menyekolahkan anak-anaknya. Anak sulungnya berusia empat tahun, sedangkan yang bungsi kini duduk di bangku kelas dua SMA.
“Saya hanya ibu rumah tangga. Kalau pun untuk membantu suami mencari nafkah, itu pun kalau ada job-job kecil yang saya dapat,” ujar sembari tak lupa mengucapkan rasa syukur kepada Allah Swt yang telah memberikan rejeki kepada keluargannya.
Dari amatan SUMUT24, kondisi rumah kediaman pasangan suami istri (Pasutri) Ilham Budiman dan Mariana, hidup jauh dari kemewahan, hanya pas-pasan yang tinggal dirumah berada di dalam gang sempit tak jauh dari pinggiran Sungai Deli.
Karena sempitnya, pejalan kaki yang amelintas di gang tersebut, harus bergantian jika ingin melintas. Begitu juga dengan jangankan untuk kendaraan seperti mobil, sepeda motor, sangat sulit untuk melintas masuk menuju rumah Mariana.
Tidak hanya itu, rumah Mariana yang diapit dinding rumah warga, nyaris sama sekali tidak masuknya cahaya matahari. Sehingga didalam rumah yang dihuni keluarga itu, terasa sesak dan pengap.
Sedangkan jika dilihat dari depan rumah Mariana yang hanya berukuran 6×5 meter, kondisinya sangat memperihatinkan. Dinding rumahnya terbuat dari papan usang dan beberapa lapis seng.
Tak ada barang mewah yang terletak di bagian rumah ini. Hanya ada lemari kayu yang sekaligus jadi pembatas dua ruangan. Tak ada ruangan khusus seperti kamar tidur, ruang tamu atau pun dapur. Ruangan sepetak ini difungsikan Mariana untuk ketiganya. “Saya memang tidak menyangka. Tapi pernah berdoa,” pungkas Mariana.
Bantuan bedah rumah yang diperoleh Mariana merupakan bagian rangkaian dari kegiatan bakti sosial yang dimotori oleh DPD Hanura Sumut dan ERMAS. DPW Pemuda Pancasila (PP) Sumut juga ambil bagian pada acara ini. (W02)