MEDAN-halomedan.coMenjelang Pemilu 17 April 2019 mendatang, suhu politik di Indonesia semakin memanas. Berita xoak, politik indentitas dan issu SARA semakin kencang berhembus di tengah-tengah masyarakat. Oleh sebab itu, pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Sumatera Utara mengambil sikap, akan mendukung pemerintah dalam mensukseskan Pemilu Damai Tahun 2019.
Ketua RAPI Sumut, Suprianto, ST, menegaskan, RAPI Provinsi Sumatera Utara mendukung dan mendoakan penyelanggaraan Pemilu tahun 2019 berjalan damai, jujur dan adil. RAPI Sumut bertekat dengan sepenuh hati dan fikiran untuk menumbuhkan persaudaraan dan persatuan bangsa.
“RAPI Sumut Menolak Hoax, Menolak Moneny Politic, Menolak Politik Identitas, dan Menolak SARA,” ujar Ketua RAPI Sumut, pada acara Sosialisasi Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi No. 17 Tahun 2018, di Kenanga Garden, jalan Jamin Ginting Medan, Jum’at (15/2) kemarin,
Meskipun netral pada Pemilu Presiden pada 17 April 2019 mendatang, namun RAPI Sumut mendukung dan mengapresiasi keberhasilan pemerintah dalam pembangunan Bangsa dan Negara Republik Indonesia.
“RAPI Sumut menolak segala bentuk radikalisme di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Suprianto.
Alasan RAPI Sumut mendukung pemerintah, karena RAPI sesuai dengan tugas dan fungsi pokoknya adalah sebagai perpanjangan tangan pemerintah.
“Jadi dalam hal ini, RAPI Sumut mengambil sikap mendukung kinerja pemerintah dalam mensukseskan Pemilu Damai tahun 2019. Pengurus RAPI dituntut berperan aktif ber-apresiasi mendukung masyarakat yang memerlukan bantuan,” tambah Suprianto.(res)